Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


 
Eropa Puji Pelaksanaan Pemilu Legislatif di Timor Timur

02/07/2007

Penghitungan suara di Dili
Para pengamat Eropa menyebut pemilu legislatif Timor Timur sebagai langkah maju besar bagi pembangunan demokrasi di negara muda itu. Delegasi Uni Eropa di Timor Timur mengatakan hari ini, pemilu hari Sabtu itu pada umumnya bersih.

Lebih dari 2400 pemantau nasional dan hampir 500 pengamat internasional mengawasi pemilu itu. Kandidat dari 14 partai politik bersaing untuk memperoleh kursi di parlemen yang memiliki 65 anggota. Dari kurang dari 10 persen suara yang sudah dihitung Partai Fretilin mantan Perdana Menteri Mari Alkatiri yang memerintah kelihatannya unggul tipis.

Hasil-hasil pendahuluan menunjukkan Fretilin diikuti dengan ketat oleh Kongres Nasional bagi Rekonstruksi Timor Timur yang baru dibentuk, yang dipimpin mantan Presiden Xanana Gusmao.

Pemilihan hari Sabtu umumnya berjalan tenteram. Para calon dari 14 partai memperebutkan kursi Parlemen yang beranggotakan 65 orang. Banyak analis tidak melihat ada satu partai yang akan memenangkan mayoritas mutlak. Pemenang besar kemungkinan harus membentuk pemerintah koalisi dengan partai lain. Hasil pertama diduga baru diketahui pekan ini nanti.

 

Berita Terkait
20 Percent of East Timorese Urgently Need Food Aid
Disputes Delay East Timor Vote Count
Counting Underway in East Timor Vote
Penghitungan Suara Hasil Pemilu Legislatif Dimulai di Timor Timur
Pemilih di Timor Timur Berikan Suara Dalam Pemilu Anggota Parlemen
 
Berita Utama
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil

Berita Lainnya
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi