Teks Saja
Search

 
Cina Hukum Mati Mantan Direktur Pengawas Obat Karena Korupsi

10/07/2007

Zheng Xiaoyu, is seen in a meeting of the Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC) in Beijing in this March 4, 2003 photo<br />
Zheng Xiaoyu
Cina telah mengeksekusi direktur badan pengawas obat dan pangan negara itu karena korupsi.

Menurut kantor berita Cina Xinhua, Zheng Xiaoyu dihukum mati Selasa pagi.

Ia telah didapati bersalah karena menerima uang suap dari berbagai perusahaan farmasetuetikal untuk mengizinkan ratusan obat. Banyak di antara obat-obat itu di bawah standar dan dalam beberapa kasus, mematikan.

Seorang jurubicara untuk Badan Pengawas Obat dan Pangan Cina hari ini mengakui bahwa Cina perlu memperketat pengawasan atas pangan dan obat yang diproduksinya.

Ia mengatakan Cina terlambat memulai program pengawasannya dan bahwa fondasi proses ini lemah. Ia mengatakan pemerintah sekarang menerapkan rencana lima tahun untuk mengurangi secara signifikan masalah-masalah terkait produk buatan Cina selambat-lambatnya tahun 2010.

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
China Admits Executing Former Food Safety Chief
China Widens Definition of Bribery to Combat Graft
Global Business Leaders Pledge to Be Socially Responsible
 
  Berita Utama
Rumah Sakit Angkatan Darat di Fort Hood Dengarkan Kesaksian Tersangka

  Berita Lainnya
Sri Lanka Akan Bebaskan Pengungsi Perang Tamil
4 Luka-Luka Akibat Serangan Roket di Kabul
Sarung Tangan Michael Jackson Terjual 350,000 dolar
Demokrat Menangkan Voting Penting dalam Debat Layanan Kesehatan
PM India Berkunjung ke Amerika
Hotel Mewah Nyaris Jadi Sasaran Serangan Militan Taliban
Pengadilan terhadap Mayor Nidal Hasan  Dimulai
Iran Gelar Latihan Militer Untuk Lindungi Situs Nuklirnya
AS akan Ketatkan Bantuan bagi Afghanistan untuk Atasi Anti Korupsi
31 Tewas, 82 Terperangkap dalam Ledakan Pertambangan di Tiongkok
Washington Post: Surat-menyurat antara Penembak Fort Hood dan Ulama Radikal “Gencar”
Ledakan Dekat Kantor Bantuan Lukai Satu Orang di Pakistan Baratlaut
Obama: Perdagangan dengan Asia Penting bagi Pemulihan Ekonomi AS