Teks Saja
Search

 
Kelompok HAM Desak Malaysia Hentikan Menahan Pengungsi Muslim Birma

06/08/2007

Rohingya refugees' substandard housing in the camps in Bangladesh in this Sep 2005 file photo
Etnis Rohingya di kamp pengungsi
Kelompok hak asasi manusia Organisasi Hak Asasi Manusia Etnis Rohingya Myanmar telah meminta pemerintah Malaysia berhenti menahan pengungsi Muslim Birma sebagai bagian dari operasi menumpas pendatang haram.

Menurut organisasi itu, dalam beberapa hari belakangan pihak berwajib Malaysia telah menangkap lebih dari 500 imigran termasuk sekitar 150 etnis Rohingya dari Birma. Pemerintah Malaysia belum mengkonfirmasi angka tersebut. 

Rohingya adalah minoritas Muslim dari Birma timur laut yang menyelamatkan diri dari penindasan yang dilancarkan pimpinan militer Birma.

Ketua kelompok hak asasi Rohingya itu, Zafar Ahmad hari Senin menghimbau pemerintah Malaysia agar mengizinkan Rohingya tinggal di Malaysia. Dewasa ini ada sekitar 12 ribu Rohingya yang tinggal di Malaysia dan oleh PBB diakui sebagai pengungsi.

Tetapi Malaysia tidak menandatangani Konvensi PBB tentang pengungsi dan memperlakukan sebagian besar pengungsi sebagai pendatang haram.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Elected Burmese Lawmakers Send Letter to UN Secretary-General
Anggota Parlemen Terpilih Birma Kirim Surat kepada Sekjen PBB
 
  Berita Utama
Gempa Tewaskan Dua Orang, Tanah Longsor Tewaskan Delapan Orang di Indonesia

  Berita Lainnya
Angin Ribut Ida Menuju Pantai Teluk Amerika
Pembom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Orang di Pakistan Barat Laut
Jerman Rayakan Jatuhnya Tembok Berlin
Hillary Clinton: Mari Kita Robohkan Tembok Terorisme dan Penindasan Abad ke 21
Sidang Tahunan APEC Dibuka di Singapura
Omar al-Bashir Batal ke Istanbul karena Takut Ditangkap Atas Kejahatan Perang
DPR Irak Sahkan Undang-Undang Pemilu
Jenderal AS Prihatin Kasus Penembakan oleh Tentara Muslim di Texas
King Jong Il Larang Iklan Kapitalis di TV Korut
Thaksin Shinawatra akan Pidato di Konferensi Ekonomi Kamboja
India Desak Negara Maju Beri Contoh Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
17 Pemberontak Tewas Dalam Pertempuran di Afghanistan
PM Jepang: Tidak Ada Pembicaraan Mengenai Pangkalan Dalam Kunjungan Obama
DPR AS Sahkan RUU Perombakan Layanan Kesehatan Menyeluruh