Teks Saja
Search

 
Rusia, Cina Sekali Lagi Mendesak Larangan Senjata Antariksa

13/02/2008

Sergei Lavrov talks to reporters, 23 Jan 2008
Sergei Lavrov
Rusia dan Cina sekali lagi mengusulkan perjanjian untuk melarang penggunaan senjata di antariksa. Menteri Luar negeri Rusia Sergei Lavrov, memberitahu Konferensi PBB Mengenai Perlucutan Senjata di Jenewa hari Selasa bahwa pegelaran senjata di anatariksa akan mengarah ke peningkatan dalam perlombaan senjata.

Lavrov mengatakan proposal Rusia dan Cina itu akan mencegah penggunaaan senjata apapun di antariksa, dan juga penggunaan atau ancaman kekuatan terhadap satelit atau pesawat antariksa.

Amerika menolak proposal serupa tahun lalu. Di Washington, seorang jurubicara Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, menyambut baik kerja-sama dengan setiap negara dalam penggunaan antariksa secara damai. Tetapi, ia mengatakan mencapai kespekatan setara dan bisa diverifikasi mengenai pengawasan senjata antariksa akan mustahil. Ia juga mengatakan Amerika menetang setiap perjanjian yang bisa membatasi aksesnya ke antariksa.

Vladimir Putin
Vladimir Putin  akan menghadiri KTT NATO di Bucharest
Sementara itu, Menlu Rusia juga mengatakan Presiden Vladimir Putin telah mengiayakan undangan untuk menghadiri KTT NATO mendatang di Bucharest. Sergei Lavrov mengatakan Putin akan mengambil bagian dalam pertemuan bulan April. Aliansi itu bulan lalu mengundang Putin untuk hadir pada pertemuan para pemimpinnya di KTT itu dalam sebuah sesi Dewan NATO-Rusia.

Pertemuan itu akan berlangsung tidak lama sebelum Putin akan meletakkan jabatan sebagai presiden Rusia bulan Mei, setelah memegang dua masa jabatan berturut-turut, batas maksimum yang diizinkan oleh konstitusi negara itu.

Rusia telah menyatakan tentangan keras atas rencana Ukraina dan Georgia untuk mendapatkan keanggotaan NATO.

Para pemimpin aliansi itu dan Putin membentuk Dewan Rusia-NATO tahun 2002 sebagai suatu badan bagi konsultasi, perancang keputusan bersama dan tindakan bersama di bidang-bidang seperti penanggulangan krisis, upaya mengatasi terorisme dan non-proliferasi.


 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Ivanov: Dukungan Barat bagi Kemerdekaan Kosovo dapat Kacaukan Eropa
Sergei Lavrov Mengecam Rencana AS Menggelar Perisai Anti Misil di Eropa
Lavrov: Russian President Accepts Invitation to NATO Summit
Russia Warns of New Arms Race in Outer Space
 
  Berita Utama
Rumah Sakit Angkatan Darat di Fort Hood Dengarkan Kesaksian Tersangka

  Berita Lainnya
Sri Lanka Akan Bebaskan Pengungsi Perang Tamil
4 Luka-Luka Akibat Serangan Roket di Kabul
Sarung Tangan Michael Jackson Terjual 350,000 dolar
Demokrat Menangkan Voting Penting dalam Debat Layanan Kesehatan
PM India Berkunjung ke Amerika
Hotel Mewah Nyaris Jadi Sasaran Serangan Militan Taliban
Pengadilan terhadap Mayor Nidal Hasan  Dimulai
Iran Gelar Latihan Militer Untuk Lindungi Situs Nuklirnya
AS akan Ketatkan Bantuan bagi Afghanistan untuk Atasi Anti Korupsi
31 Tewas, 82 Terperangkap dalam Ledakan Pertambangan di Tiongkok
Washington Post: Surat-menyurat antara Penembak Fort Hood dan Ulama Radikal “Gencar”
Ledakan Dekat Kantor Bantuan Lukai Satu Orang di Pakistan Baratlaut
Obama: Perdagangan dengan Asia Penting bagi Pemulihan Ekonomi AS