Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


 
Ma Ying-jeou Mengutuk Beijing atas Penindakan Terhadap Demonstrasi Protes di Tibet

18/03/2008

Ma Ying-jeou
Calon presiden terkemuka Taiwan Ma Ying-jeou telah mengutuk Beijing atas penindakan terhadap demonstrasi protes di Tibet. Saingannya, Frank Hsieh mengatakan keinginan calon terkuat tadi akan hubungan yang lebih erat dengan Beijing dapat membuat nasib pulau itu sama dengan Tibet.

Sieh adalah calon presiden dari partai Progresif Demokrat dalam pemilu tanggal 22 Maret yang akan menentukan pengganti Presiden Chen Shui-bian. Hsieh mengatakan ia juga menghendaki peningkatan hubungan dengan Cina, tetapi tidak dengan membahayakan keamanan Taiwan.

Dalam jumpa pers hari Senin, Ma menolak ucapan lawannya yang menyamakan Tibet dengan Taiwan, yang dianggap Beijing provinsinya yang memberontak. Tibet menjadi satu isu dalam pemilu yang akan segera diadakan, setelah televisi Taiwan mulai meliput demonstrasi protes pekan lalu dan penindakan Cina.

Berita Utama
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan

Berita Lainnya
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi
Taylor Swift Menangkan 5 Penghargaan Musik Amerika
Tentara Pakistan Tewaskan Lebih Dari 30 Militan di Barat Laut
Korban Kecelakaan Kapal Ferry di Selat Malaka Capai 29 Orang
Parlemen Irak Gagal Selesaikan RUU Pemilihan Umum
Korban Kecelakaan Tambang Batubara Tiongkok Capai 92 Orang
Iran Latihan Perang untuk Atasi Kemungkinan Serangan atas Fasilitas Nuklirnya
Senat AS Siap Adakan Perdebatan Penuh Tentang RUU Jaminan Kesehatan
Rumah Sakit Angkatan Darat di Fort Hood Dengarkan Kesaksian Tersangka
5 Tersangka Serangan 11 September akan MengakuTidak Bersalah
Srilanka akan Bebaskan Pengungsi Perang Tamil
4 Luka-Luka akibat Serangan Roket di Kabul