Teks Saja
Search

 
Harga Saham AS Naik Setelah Bank Sentral Turunkan Suku Bunga

19/03/2008

Ben Bernanke
Ketua Bank Sentral AS, Ben Bernanke
Harga saham Amerika membubung pada tingkat terbesar dalam satu hari selama lima tahun setelah keputusan bank sentral Amerika menurunkan suku bunga sebanyak tiga-perempat persen dalam upaya membuat ekonomi terbesar di dunia keluar dari resesi.

Komisi Pasar Terbuka Bank Sentral hari Selasa mengurangi suku bunga utama menjadi dua-seperempat-persen, tingkatnya yang terendah sejak Februari 2005. Langkah ini membuatnya tidak begitu mahal bagi bank untuk meminjam uang antar sesama bank.

Dalam pernyataan yang menyertai keputusan itu, Bank Sentral Amerika mengatakan langkah itu seharusnya ikut memajukan pertumbuhan moderat lambat laun. Tetapi ditambahkannya bahwa penyiutan pasar perumahan kemungkinan akan mempengaruhi ekonomi dalam bulan-bulan mendatang, sementara inflasi masih merupakan sebuah masalah.

Presiden Bush ketika berbicara kepada para karyawan pelabuhan di Florida hari Selasa mengatakan pemerintahannya siap mengambil langkah lebih jauh untuk menstabilkan pasar keuangan Amerika.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Paulson: AS Siap Lakukan Langkah Guna Stabilkan Pasar Finansial
US Federal Reserve Cuts Rates, Asian Stocks Sharply Lower
Bear Stearns Sold, Fed Cuts Rates, Asian Stocks Sharply Lower
Bush Administration Defends Economic Policy
 
  Berita Utama
Obama Inginkan Kerangka Persetujuan Pembatasan Persenjataan Baru di Moskow

  Berita Lainnya
Kekerasan Terjadi di Bandara Tegucigalpa Sementara Zelaya Menuju Honduras
Ban Ki Moon Prihatin Korea Utara Isolasikan Diri
Joe Biden: Israel Punya Hak Bertindak Terhadap Iran Tanpa Persetujuan AS
PM Maliki Berusaha Selenggarakan Pemilu di Kirkuk Sebelum Januari
Ulama-Ulama Pro-Reformasi Iran Protes Hasil Pemilu
Penggemar Michael Jackson Tunggu Pemberitahuan Soal Tiket
Sinyal Kotak Hitam Pesawat Yaman Terdeteksi
Irak Menentang Keterlibatan Asing dalam Proses Rekonsiliasi
Sekjen PBB Marah kepada Para Pemimpin Birma
AS Rayakan Hari Kemerdekaan 4 Juli