Teks Saja
Search

 
Komisi Pemilu Zimbabwe Memulai Pengumuman Hasil Pemilu Presiden dan Legislatif

31/03/2008

Zimbabwe's President Robert Mugabe, casts his vote on election day in Harare, Zimbabwe, 29 Mar 2008
Zimbabwe's President Robert Mugabe
Komisi Pemilu Zimbabwe telah memulai pengumuman yang tertunda lama hasil-hasil resmi pemilu presiden dan legislatif.

Komisi itu mengatakan hari ini, Senin, enam kursi parlemen pertama dibagi rata antara ZANU-PF Presiden Robert Mugabe dan Gerakan Perubahan Demokratis atau MDC yang beroposisi.

Lama sebelum pengumuman itu dikeluarkan, MDC mengatakan telah meraih kemenangan besar atas Presiden Mugabe – penguasa Zimbabwe selama 28 tahun – dan para pendukungnya.  Namun, penangguhan hasil-hasil resmi – hampir 36 jam setelah tempat-tempat pemungutan suara ditutup – menyebabkan spekulasi atas kemungkinan kecurangan.

Selagi polisi anti huru-hara merondai ibukota Zimbabwe, Kedutaan Besar Amerika di Harare mengatakan situasi politik yang tidak menentu telah meningkatkan kemungkinan terjadi kekerasan di seantero Zimbabwe. Kedutaan itu telah mengeluarkan peringatan kepada warga Amerika di negara itu agar menyingkir ke lokasi yang aman. 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Utama
Korban Kecelakaan Kapal Ferry di Selat Malaka Capai 29 Orang

  Berita Lainnya
Parlemen Irak Gagal Selesaikan RUU Pemilihan Umum
Korban Kecelakaan Tambang Batubara Tiongkok Capai 92 Orang
Iran Latihan Perang untuk Atasi Kemungkinan Serangan atas Fasilitas Nuklirnya
Senat AS Siap Adakan Perdebatan Penuh Tentang RUU Jaminan Kesehatan
Rumah Sakit Angkatan Darat di Fort Hood Dengarkan Kesaksian Tersangka
5 Tersangka Serangan 11 September akan MengakuTidak Bersalah
Sri Lanka Akan Bebaskan Pengungsi Perang Tamil
4 Luka-Luka Akibat Serangan Roket di Kabul
Sarung Tangan Michael Jackson Terjual 350,000 dolar
Demokrat Menangkan Voting Penting dalam Debat Layanan Kesehatan
PM India Berkunjung ke Amerika
Hotel Mewah Nyaris Jadi Sasaran Serangan Militan Taliban
Pengadilan terhadap Mayor Nidal Hasan  Dimulai