Teks Saja
Search

 
66 Tewas Sewaktu 2 Kereta Api Penumpang Tabrakan di Cina Timur

28/04/2008

In this photo released by China's Xinhua News Agency, rescuers work at the site of the trains colliding accident in east China's Shandong Province, 28 Apr 2008
Para pejabat Cina mengatakan, paling kurang 66 orang tewas dan ratusan luka-luka sewaktu dua keretaapi penumpang tabrakan hari ini Senin di Cina timur. 

Kantor berita resmi Xinhua mengatakan keretaapi itu bertabrakan sebelum fajar dekat kota Zibo, di provinsi Shandong. Dikatakan lebih dari 400 orang telah dibawa ke rumahsakit, dengan sekitar 71 tercatat dalam kondisi kritis.

Xinhua melaporkan, menurut para pejabat kesalahan manusia menyebabkan kereta ekspres dari Beijing yang dalam perjalanan ke kota Qingdao keluar dari rel dan melanggar kereta lain yang sedang bergerak dari kota Yantai di Shandong ke Xuzhou di provinsi Jiangsu. Kedua keretaapi itu dilaporkan sedang meluncur dengan kecepatan penuh.

Wakil Perdana Menteri Zhang Dejiang telah dikirim ke tempat kejadian untuk memimpin upaya penyelamatan. 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Utama
Chavez dan Ahmadinejad Kutuk Imperialisme AS

  Berita Lainnya
Calon Jemaan Haji Berkumpul di Arafah
Direktur IAEA: Perundingan dengan Iran Buntu
Warga Amerika Rayakan Hari Bersyukur
Sekjen Nato: Sekutu Harus Kirim Lebih Banyak Tentara Ke Afghanistan
Korea Selatan Eksekusi 5000 Warga Sipil pada Perang Korea
Korsel dan Korut Jajaki Cara Tingkatkan Kompleks Industri
Ledakan Bom Di Peshawar Lukai 3 Orang
Kawanan Bersenjata Bunuh Dengan Brutal 6 Orang di Irak
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving
38 Juta Warga AS Bepergian Libur Hari Bersyukur Ini
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat
Pemimpin Korut Katakan Hubungan Dengan Tiongkok Tidak Terpatahkan
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras