Teks Saja
Search

Bentrokan Sporadis Kembali Terjadi di Kota Sadr, Baghdad

13/05/2008

Birds fly off after an IED explodes in the Shiite enclave of Sadr City in Baghdad, Iraq, 10 May 2008
Kota Sadr kembali bergolak
Pertempuran sporadis di distrik Kota sadr Bangdad menewaskan setidaknya 11 orang dan melukai 20 lagi, sekalipun gencatan senjata sudah diumumkan oleh pemerintah Irak hari Sabtu.

Pejabat-pejabat Irak di Kota sadr mengatakan para korban tewas dalam bentrokan tadi malam. Militer Amerika hari mengkonfirmasi pihaknya menewaskan setidaknya tiga kawanan bersenjata yang menyerang patroli Amerika dalam pertempuran dini-hari di distrik Kota Sadr dan sekitarnya.

Pemerintah Irak mengumumkan kesepakatan gencatan senjata itu hari Sabtu. Seorang jurubicara militer Amerika Kolonel Steve Stover mengatakan secara menyeluruh keadaan di Kota Sadr lebih tenang dibandingkan dengan beberapa pekan ini.

Di tempat lain, pihak berwenang mengatakan polisi di kota Mosul, Irak utara menahan puluhan tersangka dalam suatu operasi keamanan terhadap pemberontak. Perdana Menteri Nouri al-Maliki memberitahu parlemen hari Senin operasi itu akan mencakup seluruh provinsi Ninawa.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Gencatan Senjata di Sadr City, Baghdad Bertahan
Pasukan AS Tewaskan 4 Orang dekat KotaMosul, Irak Utara 
Milisi al-Sadr, Pemerintah Irak Capai Gencatan Senjata di Sadr City
 
  Berita Utama
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving

  Berita Lainnya
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat
Pemimpin Korut Katakan Hubungan Dengan Tiongkok Tidak Terpatahkan
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras
Pesawat Antariksa “Atlantis”  Berangkat ke Bumi
Obama Bersiap-Siap untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan yang Pertama
Pelosi Sampaikan Terimakasih kepada India karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-Satunya Pilihan Korea Utara