Teks Saja
Search

Irak Lancarkan Operasi Besar Lawan al-Qaida di Mosul

14/05/2008

Iraq's Prime Minister Nouri al-Maliki arrives in Mosul, 14 May 2008
PM Nouri al-Maliki tiba di Mosul
Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki terbang ke kota Mosul di bagian utara untuk menyaksikan dimulainya operasi besar melawan pemberontak al-Qaida.

Kota Mosul dan kawasan sekitarnya dianggap sebagai markas besar al Qaida yang terakhir di Irak.

Kata al-Maliki hari ini, operasi militer itu ditujukan untuk membersihkan kota Mosul dan propinsi Nineveh dari penjahat dan teroris.

Para pejabat al-Qaida dilaporkan telah mengkonsolidasikan diri di kawasan Mosul setelah terusir dari kota Baghdad dan kawasan lain oleh pasukan Amerika dan Irak.

Kira-kira 500 orang tersangka pemberontak telah ditangkap di kawasan Mosul, kata tentara Irak. Operasi ini sepenuhnya dijalankan oleh tentara Irak, tapi pasukan Amerika memberikan dukungan penuh.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Bentrokan Sporadis Kembali Terjadi di Kota Sadr, Baghdad
Arthur Brennan Tuduh Deplu AS Remehkan Korupsi Pemerintah Irak
Iraqi Prime Minister in Mosul for Military Campaign
Paris Court Sentences Seven for Aiding Iraqi Insurgents
 
  Berita Utama
Obama Bersiap-Siap untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan yang Pertama

  Berita Lainnya
Pelosi Sampaikan Terimakasih kepada India karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-Satunya Pilihan Korea Utara
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Obama Puji Hubungan AS-India Dan Akan Berkunjung Ke India Tahun Depan
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US