 |
| Menlu AS Condoleezza Rice dan Menlu Polandia Radek Sikorski di Warsawa, 19 Aug 2008 |
Menteri-menteri luar negeri NATO sedang mempertimbangkan
secara serius dampak tindakan Rusia di Georgia, dan sepakat tidak mungkin
mengadakan kontak-kontak secara teratur sebelum tentara Rusia ditarik mundur.
Sekjen NATO Jaap de Hoop Scheffer mengatakan, para menteri
itu bertemu di Brussel, sepakat NATO tidak bisa melanjutkan hubungan yang
normal sampai tentara Rusia pergi. Ia mengatakan para menteri luar negeri itu
juga sepakat untuk membentuk sebuah forum baru, Komisi NATO-Georgia untuk mempererat
hubungan NATO dengan negara yang terletak di kawasan kaukasus itu.
Menteri Luar negeri Amerika, Condoleezza Rice, mengatakan
pertemuan tersebut menunjukkan dukungan NATO terhadap demokrasi Georgia dan
keutuhan wilayahnya. Ia menekankan tidak akan ada garis baru yang membagi Eropa
dan kedua negara Georgia serta Ukraina tetap dimungkinkan menjadi calon anggota
NATO.
Di Moskow, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuduh
NATO berat sebelah dan berupaya menyelamatkan apa yang ia sebut “Rezim Kriminal”
di Goergia. Ia mengatakan tentara Rusia bisa ditarik dalam 3 atau 4 hari,
tergantung seberapa cepat tentara Georgia kembali ke pangkalan mereka.