Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


AS, Polandia Tandatangani Sistem Pertahanan Anti-Misil

20/08/2008

Condoleezza Rice dan Radek Sikorski

 Polandia telah menanda-tangani perjanjian untuk menempatkan sistem pertahanan anti-misil Amerika di negara itu. Perjanjian itu ditanda-tangani oleh menteri LN Polandia Radek Sikorski dan Menteri LN Amerika Condoleezza Rice di Warsawa.

Tapi beberapa jam kemudian, kementerian LN Rusia memperingatkan bahwa tanggapan Rusia yang selanjutnya tidak akan bersifat diplomatis lagi, apabila Amerika terus mengembangkan sistem anti-missil itu.

Tidak dijelaskan apa yang dimaksud dengan tanggapan yang tidak diplomatis itu, tapi kata pernyataan kementerian LN Rusia, sistem missil itu adalah “salah satu alat yang sangat berbahaya dalam proyek militer Amerika”.

Amerika akan menempatkan 10 misil pencegat di Polandia dan sistem radarnya akan dipasang di Ceko.

Para pejabat AS mengatakan tameng pertahanan misil tersebut – yang juga mencakup radar yang berpangkalan di Republik Ceko  – akan melindungi Eropa dari kemungkinan serangan oleh negara-negara jahat.

Para pejabat Rusia mengatakan mereka yakin sistem tersebut ditujukan pada Rusia.

PM Polandia Donald Tusk mengatakan pekan lalu bahwa konflikbaru-baru ini antara Rusia dan Georgia menyebabkan Amerika setuju pada tuntutan Polandia akan kerjasama militer yang lebih kuat.

 

Berita Terkait
NATO Pertimbangkan Serius Dampak Tindakan Militer Rusia
Rice ke Brussel untuk Temui Para Pemimpin Uni Eropa Mengenai Georgia
AS, Polandia Capai Persetujuan Awal Rencana Pertahanan Misil
 
Berita Utama
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban

Berita Lainnya
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi
Taylor Swift Menangkan 5 Penghargaan Musik Amerika
Tentara Pakistan Tewaskan Lebih Dari 30 Militan di Barat Laut
Korban Kecelakaan Kapal Ferry di Selat Malaka Capai 29 Orang
Korban Kecelakaan Tambang Batubara Tiongkok Capai 92 Orang
Iran Latihan Perang untuk Atasi Kemungkinan Serangan atas Fasilitas Nuklirnya