Teks Saja
Search

Al-Qaida Rilis Video Ancaman Serangan terhadap Denmark

06/09/2008

Al-Qaida merilis sebuah video yang berisi ancaman akan  melangsungkan lebih banyak serangan terhadap Denmark sebagai balasan atas apa yng mereka anggap  penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Video itu menampilkan seorang militan Saudi yang menurut al-Qaida melangsungkan serangan bunuh diri di kedutaan Denmark di Pakistan Juni lalu.  Pembom itu mengggambarkan rencananya dalam serangan itu dan memperingatkan, itu bukan serangan balasan terakhir.

Al-Qaida sebelumnya telah mengakui bahwa pihaknya yang melakukan pemboman yang menewaskan enam orang itu.  Kelompok itu mengatakan serangan tersebut merupakan balasan atas publikasi kartun-kartun sindiran mengenai  nabi Muhammad di suratkabar Denmark. 

Dinas Intelejen Denmark  (PET) mengatakan pada hari Jumat bahwa video itu otentik dan mengukuhkan dugaan Denmark bahwa al-Qaida berada di balik serangan terhadap kedutaan itu.  PET juga meyakini pria yang digambarkan dalam video itu merupakan pelaku pemboman.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Utama
Obama Berangkat Hari Ini dalam Lawatan Pertama ke Asia

  Berita Lainnya
Obama Perintahkan Perubahan Strategi di Afghanistan
Para Menteri Keuangan Asia Nyatakan Dukungan bagi Nilai Mata Uang Berorientasi Pasar
Orang-orang Bersenjata di Pakistan Tewaskan Karyawan Konsulat Iran
Maois Berdemonstrasi Tentang Pemerintah Nepal di Kathmandu
Obama, Para Pemimpin Dunia Beri Penghormatan Veteran Pada Peringatan PD I
Kendaraan Dinas Rahasia AS Tabrak dan Tewaskan Pejalan Kaki
Badai di Brazil Akibatkan Mati Lampu Massal
Pakistan Ingin Peran dalam Kebijakan Amerika-Afghanistan
Pemerintah Serbia Umumkan Wabah Flu Babi
Israel: Dokumen Buktikan Sejumlah Senjata Datang dari Iran
AS Tuduh Iran Langgar Embargo Senjata PBB
AS, PBB Serukan Kedua Korea Tahan Diri dalam Insiden Angkatan Laut
Bom Mobil Tewaskan 24 Orang di Pakistan Barat Laut
Obama akan Bicarakan Isu HAM dalam Kunjungan ke Tiongkok
Amerika akan Kirim Utusan ke Korea Utara