Teks Saja
Search

Kanada Berlakukan Sanksi terhadap Zimbabwe karena Sponsori Kekerasan

06/09/2008

Kanada telah memberlakukan sanksi terhadap Zimbabwe untuk memprotes apa yang disebutnya negara mensponsori kekerasan dan intimidasi.

Pemerintah Kanada melarang ekspor senjata ke Zimbabwe dan membekukan aset para pejabat tinggi Zimbabwe. Negara itu juga melarang pesawat udara Zimbabwe terbang di atas atau mendarat di Kanada.

Menteri LN Kanada (David Emerson) mengatakan pemerintah Zimbabwe tidak melakukan usaha nyata untuk memperbaiki kehidupan rakyatnya sejak pemilu presiden yang disengketakan sebelumnya tahun ini.

Di putaran pertama pemilu pada bulan Maret, pemimpin oposisi Morgan Tsvangirai mengalahkan President Robert Mugabe namun tidak meraih mayoritas. Pemimpin MDC itu kemudian menyatakan mundur dari pemilu putaran kedua pada bulan Juni untuk memprotes kekerasan yang disponsori negara terhadap para pendukungnya.

Banyak negara Barat dan sejumlah  negara tetangga Zimbabwe menilai kemenangan Mugabe sebagai sebuah kecurangan.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Utama
Obama akan Serukan Pembebasan Suu Kyi di Forum KTT ASEAN

  Berita Lainnya
AS Tuduh Iran Langgar Embargo Senjata PBB
AS, PBB Serukan Kedua Korea Tahan Diri dalam Insiden Angkatan Laut
Bom Mobil Tewaskan 24 Orang di Pakistan Barat Laut
Obama akan Bicarakan Isu HAM dalam Kunjungan ke Tiongkok
Amerika akan Kirim Utusan ke Korea Utara
NATO dan Polisi Afghanistan Sita 250 Ton Bahan Pembuat Bom
Obama Beri Penghormatan bagi Korban Penembakan di Fort Hood
Mantan PM Thailand Thaksin Tiba di Kamboja
Maois Nepal Rintangi Jalan Raya Menuju Kathmandu
Angkatan Laut Korea Utara dan Selatan Tembak-Menembak
PM Israel Netanyahu Bertemu Presiden Obama di Washington
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Jepang Janjikan 5 Milyar Dolar Bantuan Baru untuk Afghanistan
Utusan Perancis Bertemu dengan Menlu Korea Utara
Gempa Bumi Guncang Kepulauan Nicobar India
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang