Tampilan Standar

VOANews.com
News in 44 languages


IMF: Dunia Berada di Jurang Resesi

09/10/2008

Dominique Strauss-Kahn,
Kepala dana moneter internasional (IMF) mengatakan, dunia sedang berada di tepi jurang resesi, tapi ia memperkirakan perekonomian dunia akan mulai pulih pada akhir tahun depan.

Kata Dominique Strauss-Kahn, semua negara harus bekerja sama untuk mencegah terjadinya resesi global dan memperingatkan, masalahnya tidak akan bisa diselesaikan pada tingkat lokal saja.

Penurunan tingkat suku bunga oleh bank-bank sentral banyak negara minggu ini adalah contoh baik kerjasama internasional untuk memulihkan perekonomian yang sedang goyah.

Ini dikatakan oleh kepala dana moneter internasional itu di Washington dimana wakil-wakil negara anggota IMF dan kelompok G-7 berkumpul untuk mengadakan sidang tahunan.

Bank-bank sentral Amerika, Eropa, Inggris, Kanada, Swiss, Swedia dan Cina kemarin menurunkan tingkat suku bunga masing-masing.


Sementara itu, sejumlah menteri perminyakan OPEC mengatakan, OPEC mungkin akan mengadakan pertemuan darurat bulan depan untuk menghentikan turunnya harga-harga minyak.

Kata pejabat OPEC itu, OPEC mungkin perlu mengurangi tingkat produksi guna memperkuat harga-harga di pasar internasional.

Harga minyak mentah turun kira-kira 40 persen dari puncaknya bulan Juli, ketika harga minyak mentah mencapai 140 dollar per barrel. Harga minyak di bursa New York hari Kamis tercatat sekitar 90 dollar per barrel.

Berita Terkait
Eropa Berusaha Selamatkan Bank-Bank yang Terancam Bangkrut
Economists say World Financial Crisis Affecting Africa
US, European Stock Markets Rebound, Thursday
 
Berita Utama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia

Berita Lainnya
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-satunya Pilihan Korea Utara
Obama Puji Hubungan AS-India Dan Akan Berkunjung Ke India Tahun Depan
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan