Teks Saja
Search

Uni Eropa Lakukan Pembicaraan Bersejarah dengan Libia

13/11/2008

Benita Ferrero-Waldner
Benita Ferrero-Waldner
Uni Eropa meluncurkan pembicaraan bersejarah dengan Libia yang bertujuan untuk menegakkan hubungan politik, sosial, dan ekonomi dengan negara Afrika utara itu.

Para pejabat Uni Eropa mengatakan pertemuan itu akan diadakan hari ini di Brussels dengan Komisaris Hubungan Luar Negeri Benita Ferrero-Waldner dan para wakil dari pemerintah Libia. Pembicaraan itu merupakan satu langkah lagi menuju normalisasi hubungan barat dengan Libia.

Ferrero-Waldner mengatakan Libia adalah eksportir minyak yang penting dan Uni Eropa berminat pada sumber energi yang stabil. Libia juga persinggahan penting bagi calon imigran Afrika yang sedang menuju Eropa dan Uni Eropa ingin menindak imigrasi gelap.

Uni Eropa telah mengatakan perundingan dengan Libia juga akan membicarakan masalah hak azasi.

Libia adalah satu-satunya negara lautTengah tanpa hubungan resmi dengan Uni Eropa.  Tetapi, kedua pihak telah bergerak lebih dekat pada persetujuan kemitraan Eropa-Laut Tengah yang baru yang diluncurkan bulan Juli lalu yang mencakup Tripoli.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan Dibawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal