VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Para Bintang Berikan Penghormatan pada Jackson

29/06/2009

A painting of Michael Jackson is held aloft outside Harlem's Apollo theatre

Para bintang dan musisi memberikan penghormatan pada Michael Jackson dalam pesta tahunan pemberian hadiah Black Entertainment Television di Los Angeles.

Para hadirin pada pertunjukan itu mengatakan mereka masih terguncang oleh kematian mendadak penyanyi itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh seorang wakil keluarga selama pertunjukan Minggu larut malam itu orangtua Jackson mengatakan hanya mereka yang memiliki hak perwalian atas ketiga anak penyanyi pop itu.

Keluarga Michael Jackson meminta agar dilakukan otopsi kedua untuk menentukan penyebab kematian mendadak Michael Jackson Kamis lalu di rumahnya di Los Angeles. Hasil otopsi belum diumumkan.

Kantor pemeriksaan jenasah Los Angeles melakukan otopsi hari Jumat dan mengatakan tidak menemukan indikasi adanya trauma luar atau hal-hal yang mencurigakan. Namun katanya akan memerlukan waktu beberapa minggu untuk meneliti semua tes dan menentukan penyebab kematian mega bintang itu.

Seorang pengacara dokter Michael Jackson, Dokter Conrad Murray, mengatakan kliennya menemukan penyanyi itu tidak sadar dan dia langung mulai upaya-upaya memulihkannya.

Ia menyangkal laporan-laporan bahwa Dokter Murray memberikan obat penawar rasa sakit kepada Jackson, yang oleh media dilaporkan kemungkinan menjadi penyebab kematian Jackson.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Obama Bersiap-Siap Untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan Yang Pertama

  Berita Lainnya
Pelosi Sampaikan Terimakasih Kepada India Karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-satunya Pilihan Korea Utara
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Menunda Pemilu Nasional
Obama Puji Hubungan AS-India Dan Akan Berkunjung Ke India Tahun Depan
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US