VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Ratusan Orang Bakar Bendera Amerika di Baghdad

03/07/2009

VP Biden (L), US Ambassador Hill (C) and Gen. Odierno at a U.S. military base near Baghdad, Iraq, 03 Jul 2009
Wapres Joe Biden di Baghdad, 3 Juli 2009
Ratusan orang Irak berteriak-teriak dan membakar bendera Amerika di jalan-jalan di Baghdad memprotes kunjungan Wakil Presiden Amerika, Joseph Biden.

Pengikut ulama Syiah anti Amerika Moqtada al-Sadr itu bergerak melalui daerah kumuh Kota Sadr hari Jumat pada waktu Wakil Presiden Biden meminta para pemimpin faksi politik di Irak menyelesaikan perselisihan mereka.

Biden sedang melawat di Irak yang pertama oleh seorang pejabat tinggi Amerika sejak pasukan Amerika ditarik dari kota besar dan kecil di Irak. Ia mengatakan penarikan pasukan hanya sebagian dari proses itu. Para pemimpin Irak, katanya, harus dapat mengatasi semua isu termasuk apa yang harus diperbuat dengan hasil minyak dan pertikaian perbatasan.

Hari Jumat Biden bertemu dengan panglima pasukan Amerika di Irak, Jenderal Ray Odierno dan dijadwalkan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Nouri al-Maliki dan Presiden Jalal Talabani.

US Vice President Joe Biden (File photo)
Joe Biden
Sementara, Wapres Joseph Biden mengatakan Irak telah berjalan jauh namun masih akan menghadapi jalan yang sulit di masa depan jika ingin mencari perdamaian dan keamanan yang abadi. Ia mengemukakan hal ini selesai bertemu Perdana Menteri Nouri al-Maliki hari Jumat.

Biden mengatakan, Perdana Menteri Maliki benar ketika mengatakan Irak mesti menggunakan proses politik untuk menyelesaikan perselisihan yang masih ada. Dan Amerika, katanya, senantiasa siap membantu dalam proses itu.

Tetapi seorang pejabat senior Amerika mengatakan Biden juga mengingatkan Irak bahwa Amerika akan menjauhkan diri jika kekerasan sektarian dan etnis meningkat di Irak.




E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban

  Berita Lainnya
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi
Taylor Swift Menangkan 5 Penghargaan Musik Amerika
Tentara Pakistan Tewaskan Lebih Dari 30 Militan di Barat Laut
Korban Kecelakaan Kapal Ferry di Selat Malaka Capai 29 Orang
Korban Kecelakaan Tambang Batubara Tiongkok Capai 92 Orang
Iran Latihan Perang untuk Atasi Kemungkinan Serangan atas Fasilitas Nuklirnya