VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Gubernur Alaska Sarah Palin Mengundurkan Diri

03/07/2009

Republican vice presidential candidate Sarah Palin pauses during her speech at a campaign event in Lebanon, Ohio, 9 Sept. 2008
Sarah Palin
Gubernur Alaska dan bekas calon wakil presiden dari Partai Republik, Sarah Palin mengatakan ia tidak akan maju untuk dipilih kembali dan akan mengundurkan diri dari jabatan bulan ini nanti. Keputusan itu diucapkannya di hadapan sekelompok kecil hadirin di depan rumahnya di Wassila, Alaska.

Pengumumannya yang mengejutkan itu menimbulkan spekulasi bahwa ia ingin tampil sebagai calon Partai Republik dalam pemilihan presiden tahun 2012. 

Palin, yang oleh banyak kalangan dipandang sebagai bintang yang sedang menanjak dalam partai, adalah pendamping Senator John McCain dalam pemilihan presiden tahun lalu yang kalah dari Barack Obama.

Palin menggambarkan dirinya sebagai politisi non konvensional dan sekarang ini lebih suka melakukan perubahan positif di luar pemerintahan. Ia menambahkan akan menyerahkan kekuasaan kepada wakil gubernur Alaska, Sean Parnell dalam beberapa pekan ke depan.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving

  Berita Lainnya
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat
Pemimpin Korut Katakan Hubungan Dengan Tiongkok Tidak Terpatahkan
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras
Pesawat Antariksa “Atlantis”  Berangkat ke Bumi
Obama Bersiap-Siap untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan yang Pertama
Pelosi Sampaikan Terimakasih kepada India karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-Satunya Pilihan Korea Utara