VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Uni Afrika Ambil Satu Langkah Menuju Perserikatan Negara-Negara Afrika

03/07/2009

AU Commission Chair Jean Ping (L) talks with Libya's Moammar Gadhafi ahead of AU's 13th summit in Sirte, Libya, 01 Jul 2009

Para pemimpin Afrika telah setuju memperkuat kekuasaan Uni Afrika, satu langkah menuju visi pemimpin Uni Afrika yang sekarang, presiden Libia Moammar Gadhafi, akan "Perserikatan Negara-Negara Afrika."

Resolusi itu, yang disepakati Jumat pagi, membuat rincian transisi dari Komisi Uni Afrika menjadi "Otoritas" yang mempunyai wewenang untuk mengkoordinasi keamanan dan usaha diplomatik.

Libia, tuan rumah pertemuan puncak Uni Afrika itu, telah mendorong negara-negara anggota untuk melakukan perubahan ini.

Para diplomat mengatakan beberapa negara Afrika yang lebih kaya, yang dipimpin oleh Nigeria dan Afrika Selatan, telah menyerukan pendekatan yang lebih lambat-laut.  Beberapa diplomat secara pribadi telah menyatakan ketidak-senangan akan banyaknya waktu yang digunakan pertemuan puncak itu untuk gagasan yang disebut Perserikatan Negara-negara Afrika itu.

Pertemuan puncak 3-hari itu, yang berakhir hari Jumat,  resminya membahas promosi pertanian Afrika tetapi para pemimpin juga membicarakan tempat-tempat yang gawat di benua itu, seperti Somalia.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan

  Berita Lainnya
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras
Pesawat Antariksa “Atlantis”  Berangkat ke Bumi
Obama Bersiap-Siap untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan yang Pertama
Pelosi Sampaikan Terimakasih kepada India karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-Satunya Pilihan Korea Utara
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Obama Puji Hubungan AS-India Dan Akan Berkunjung Ke India Tahun Depan
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi