VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Korea Utara Luncurkan Lima Rudal di Lepas Pantai Timurnya

04/07/2009

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan Korea Utara meluncurkan lima rudal di lepas pantai timur negara itu hari Sabtu, setelah percobaan serupa sebelumnya pekan ini.

Kantor berita Yonhap mengutip para pejabat militer yang mengatakan rudal-rudal tersebut tampaknya sejenis rudal jarak dekat Scud.

Rudal-rudal tersebut ditembakkan dalam rentang waktu beberapa jam dari Sabtu pagi, dengan rudal kelima diluncurkan pada siang hari.

Dewan Kepala Staff Angkatan Bersenjata Korea Selatan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan militer sepenuhnya siap untuk menghadapi ancaman dan provokasi Korea Utara.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengutuk peluncuran rudal terbaru itu sebagai tindak provokasi yang gawat terhadap keamanan negara-negara tetangga.

Amerika Serikat dan negara-negara tetangga Korea Utara telah menyebut percobaan 4 rudal Korea Utara hari Kamis provokatif, dan meminta negara komunis itu agar kembali ke perundingan perlucutan nuklir.********************


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin

  Berita Lainnya
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Suu Kyi Ucapkan Terima Kasih kepada Junta Militer Birma
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang
Pelaku Penembakan di Fort Hood, Texas Sudah Siuman
Iran Tuduh Tiga Warga AS Lakukan Spionase
Gempa Tewaskan Dua Orang, Tanah Longsor Tewaskan Delapan Orang di Indonesia
Angin Ribut Ida Menuju Pantai Teluk Amerika
Pembom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Orang di Pakistan Barat Laut
Jerman Rayakan Jatuhnya Tembok Berlin
Hillary Clinton: Mari Kita Robohkan Tembok Terorisme dan Penindasan Abad ke 21
Sidang Tahunan APEC Dibuka di Singapura
Omar al-Bashir Batal ke Istanbul karena Takut Ditangkap Atas Kejahatan Perang
Jenderal AS Prihatin Kasus Penembakan oleh Tentara Muslim di Texas
King Jong Il Larang Iklan Kapitalis di TV Korut