VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Iran Siap Balas Jika Diserang

06/07/2009

VP Biden (L), US Ambassador Hill (C) and Gen. Odierno at a U.S. military base near Baghdad, Iraq, 03 Jul 2009
VP Biden
Seorang pejabat senior Iran mengatakan, negaranya akan mengambil tindakan yang menentukan jika Israel menyerang fasilitas nuklirnya.

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Alaeddin Boroujerdi mengatakan hal itu hari Senin, beberapa jam setelah wakil presiden Amerika Joe Biden mengatakan, Amerika tidak akan mencegah Israel menyerang Iran.

Boroujerdi mengatakan kepada wartawan di Jepang, Amerika dan Israel tahu akibat putusan seperti itu. Ia tidak menjelaskan tindakan apa yang akan dilakukan Iran.

Israel menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir. Menurut Israel, itu mengancam eksistensi Israel.

Dalam wawancara televisi hair Minggu, wakil presiden Amerika Joseph Biden mengatakan, Amerika tidak dapat mendikte negara berdaulat seperti Israel apa yang dapat atau tidak dapat dilakukannya jika merasa bahwa kelangsungan hidupnya terancam.

 


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin

  Berita Lainnya
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Suu Kyi Ucapkan Terima Kasih kepada Junta Militer Birma
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang
Pelaku Penembakan di Fort Hood, Texas Sudah Siuman
Iran Tuduh Tiga Warga AS Lakukan Spionase
Gempa Tewaskan Dua Orang, Tanah Longsor Tewaskan Delapan Orang di Indonesia
Angin Ribut Ida Menuju Pantai Teluk Amerika
Pembom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Orang di Pakistan Barat Laut
Jerman Rayakan Jatuhnya Tembok Berlin
Hillary Clinton: Mari Kita Robohkan Tembok Terorisme dan Penindasan Abad ke 21
Sidang Tahunan APEC Dibuka di Singapura
Omar al-Bashir Batal ke Istanbul karena Takut Ditangkap Atas Kejahatan Perang
Jenderal AS Prihatin Kasus Penembakan oleh Tentara Muslim di Texas
King Jong Il Larang Iklan Kapitalis di TV Korut