VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
129 Tewas Dalam Kekerasan di Xinjiang

06/07/2009


Para pejabat Tiongkok mengatakan, 129 orang tewas dalam kerusuhan di Xinjiang, Tiongkok barat.

Kantor berita resmi Xinhua melaporkan, kekerasan hair Minggu di Xinjiang membuat sekurang-kurangnya 800 orang cedera.

Para saksi mata mengatakan, seribu warga suku Uighur berdemo memrotes yang  mereka sebut sebagai perlakuan tidak adil oleh suku mayoritas Han. Sebagian besar warga Uighur adalah Muslim.

Hinhua mengutip para pejabat Xinjiang mengatakan, kekerasan hari Minggu disebabkan oleh orang-orang Uighur di pengasingan dan yang mereka sebut 'penghasut asing'.

Tiongkok mengontrol ketat provinsi Xinjiang, dan menyebut sebagian warga Uighur 'separatis dengan kekerasan' yang ingin mendirikan negara merdeka yang disebut 'Turkistan Timur'. Menurut para aktivis Uighur, Tiongkok membesar-besarkan ancaman untuk membenarkan  kontrol budaya dan agama terhadap warga Uighur.


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin

  Berita Lainnya
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Suu Kyi Ucapkan Terima Kasih kepada Junta Militer Birma
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang
Pelaku Penembakan di Fort Hood, Texas Sudah Siuman
Iran Tuduh Tiga Warga AS Lakukan Spionase
Gempa Tewaskan Dua Orang, Tanah Longsor Tewaskan Delapan Orang di Indonesia
Angin Ribut Ida Menuju Pantai Teluk Amerika
Pembom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Orang di Pakistan Barat Laut
Jerman Rayakan Jatuhnya Tembok Berlin
Hillary Clinton: Mari Kita Robohkan Tembok Terorisme dan Penindasan Abad ke 21
Sidang Tahunan APEC Dibuka di Singapura
Omar al-Bashir Batal ke Istanbul karena Takut Ditangkap Atas Kejahatan Perang
Jenderal AS Prihatin Kasus Penembakan oleh Tentara Muslim di Texas
King Jong Il Larang Iklan Kapitalis di TV Korut