VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Kekerasan Terjadi di Bandara Tegucigalpa Sementara Zelaya Menuju Honduras

06/07/2009

Supporters of ousted President Manuel Zelaya march in front of the National Congress in Tegucigalpa, 01 Jul 2009
Protes pendukung Manuel Zelaya di Tegucigalpa, Jul 2009
Protes disertai kekerasan teradi di bandara ibukota Honduras dan telah menewaskan satu orang dan beberapa lainnya luka-luka, sementara Presiden Honduras yang digulingkan Manuel Zelaya berusaha pulang setelah seminggu hidup di pengasingan.  Seorang cameraman untuk al-Jazeera melihat jenazahnya dan menggambarkannya sebagai anak muda.

Kekerasan terjadi ketika berlangsung konfrontasi antara pasukan keamanan dan ribuah pendukung Zelaya, yang berbaris ke bandara internasional Tegucigalpa.

Pesawat Zelaya diperkirakan akan mendarat tak lama lagi di bandara, meskipun ada peringatakan dari pemerintahan sementara bahwa presiden yang digulingkan itu akan ditangkap kalau sampai di Honduras.  Berbicara dari pesawat yang menerbangkannya ke Honduras, Zelaya menyerukan agar fihak militer Honduras bekerja sama dengan usahanya untuk kembali memegang kekuasaan.

Pemerintah sementara Honduras mengatakan sebelumnya fihaknya memerintahkan pesawat yang mengangkut Zelaya agar mengubah arah dan terbang ke El Salvador.

Sementara itu Presiden Nicaragua membantah tuduhan dari pejabat presiden Honduras Roberto Micheletti bahwa pasukan Nikaragua sedang mendekati perbatasan Honduras.  Presiden Daniel Ortega mengatakan tuduhan semacam itu benar-benar palsu.


 



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil

  Berita Lainnya
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US
Rumah Warga Amerika di Aceh di Tembaki
SBY Minta Polisi Hentikan Kasus KPK
Media : Microsoft Dekati Newscorp Tinggalkan Google
PM India Tiba di Amerika dalam Kunjungan Kenegaraan
Presiden Iran Kunjungi Brazil
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi