VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Irak Minta Kuwait Tanam Dana Pampasan Perang di Irak

09/07/2009

Ketua parlemen Irak telah mengusulkan agar Kuwait menanam milyaran dolar pampasan perang yang dihutang Irak dalam usaha pembangunan kembali Irak.

Ayad al-Samarraie mengatakan ia mengajukan usul itu hari Rabu pada akhir kunjungan 4 hari di Kuwait.  Irak mengatakan negara itu telah membayar Kuwait 27 milyar dolar pampasan perang yang berhubungan dengan penyerbuan tahun 1990 dan pendudukan 7 bulan negara yang kaya minyak itu, tetapi Irak masih berhutang kira-kira 25 milyar dolar.

Bulan lalu, dutabesar Irak untuk PBB, Hamid al-Bayati, meminta kepada PBB agar mengurangi 5 persen pampasan yang masih dihutang oleh Irak.  Ia mengatakan bahwa pembayaran itu adalah beban yang berat  bagi Irak, dengan mengemukakan bahwa dana tersebut dibutuhkan untuk pelayanan umum, pembangunan kembali, dan pembangunan  Irak.

Irak menyetor 5 persen dari hasil ekspor minyaknya ke dana khusus PBB untuk pampasan perang sehubungan dengan penyerbuan Irak ke Kuwait tahun 1990.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan

  Berita Lainnya
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras
Pesawat Antariksa “Atlantis”  Berangkat ke Bumi
Obama Bersiap-Siap untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan yang Pertama
Pelosi Sampaikan Terimakasih kepada India karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-Satunya Pilihan Korea Utara
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Obama Puji Hubungan AS-India Dan Akan Berkunjung Ke India Tahun Depan
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi