Irak Minta Kuwait Tanam Dana Pampasan Perang di Irak
09/07/2009
Ketua parlemen Irak telah
mengusulkan agar Kuwait menanam milyaran dolar pampasan perang yang dihutang
Irak dalam usaha pembangunan kembali Irak.
Ayad al-Samarraie mengatakan ia
mengajukan usul itu hari Rabu pada akhir kunjungan 4 hari di Kuwait. Irak mengatakan negara itu telah membayar
Kuwait 27 milyar dolar pampasan perang yang berhubungan dengan penyerbuan tahun
1990 dan pendudukan 7 bulan negara yang kaya minyak itu, tetapi Irak masih
berhutang kira-kira 25 milyar dolar.
Bulan lalu, dutabesar Irak
untuk PBB, Hamid al-Bayati, meminta kepada PBB agar mengurangi 5 persen
pampasan yang masih dihutang oleh Irak.
Ia mengatakan bahwa pembayaran itu adalah beban yang berat bagi Irak, dengan mengemukakan bahwa dana
tersebut dibutuhkan untuk pelayanan umum, pembangunan kembali, dan
pembangunan Irak.
Irak menyetor 5 persen dari
hasil ekspor minyaknya ke dana khusus PBB untuk pampasan perang sehubungan
dengan penyerbuan Irak ke Kuwait tahun 1990.