VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Kepolisian Tiongkok Inginkan Hukuman Berat Bagi Pemimpin Kekerasan di Xinjiang

09/07/2009

Heavily-armed special police officers face off a crowd of Uighur residents after they staged a protest in Urumqi, capital of Xinjiang Uighur Autonomous Region, China, 07 Jul 2009

Kepolisian Tiongkok hari Rabu menghendaki hukuman yang berat bagi para pemimpin kekerasan hari Minggu di provinsi Xinjiang, Tiongkok Baratlaut.

Kantor berita resmi Tiongkok Xinhua mengutip Meng Jianzu,  Menteri  Keamanan Umum, mengatakan sementara para pemimpin protes dihukum berat, demonstran lain harus diberi apa yang disebut "anjuran dan pendidikan."  Meng mengatakan demikian ketika mengujungi penduduk ibukota Xinjiang, Urumqi, yang cedera dalam bentrokan jalan selama beberapa hari.

Pemerintah mengatakan 156 orang tewas dalam kerusuhan maut hari Minggu dan kira-kira 1000 lainnya cedera dalam bentrokan antara suku Uighur yang Muslim dan Tionghoa Han, dan polisi turun tangan untuk memulihkan ketertiban.

Xinhua mengatakan pelayanan bis telah dilanjutkan di kota itu setelah jam malam, tetapi pasukan keamanan dan  panser tetap di jalan-jalan.  Mobil polisi yang dilengkapi dengan alat pengeras suara di atapnya mengelilingi kota itu sepanjang hari  sambil menyerukan keserasian antar suku.


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Obama Bersiap-Siap Untuk Jamuan Makan Malam Kenegaraan Yang Pertama

  Berita Lainnya
Pelosi Sampaikan Terimakasih Kepada India Karena Terima Dalai Lama
Pemimpin Iran Berkunjung ke Bolivia
Rusia: Perundingan Nuklir Satu-satunya Pilihan Korea Utara
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Menunda Pemilu Nasional
Obama Puji Hubungan AS-India Dan Akan Berkunjung Ke India Tahun Depan
Perselisihan Anggota Parlemen Irak Bisa Tunda Pemilu Nasional
Polisi Inggris Bersedia Bayar Ganti Rugi untuk Penembakan Seorang Pria Brazil
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik
Tiongkok Eksekusi Dua Orang dalam Skandal Susu yang Tercemar
Thailand Berlakukan UU Keamanan Keras Jelang Demonstrasi
Iran Tidak Menentang Pengiriman Uranium ke Luar Iran
Pakistan Tewaskan 18 Militan
PM India Melawat US