Demonstran melakukan unjuk rasa di Keshavarz Boulevard, Teheran 9 Jul 2009
Para saksi mata di Teheran mengatakan, ratusan orang
demonstran mengabaikan peringatan pemerintah untuk tidak melakukan protes hari
Kamis, memperingati pergolakan mahasiswa di kota itu.
Para saksi mata mengatakan, pasukan keamanan yang
menggunakan gas air mata dan pentungan untuk membubarkan para demonstran, yang
berusaha berdemo di dekat Universitas Teheran, tempat berlangsungnya pergolakan
mahasiswa 10 tahun yang lalu.
Dikatakan, sekurang-kurangnya 700 demonstran
berkumpul di dekat Universitas Teheran, ada yang meneriakkan kata-kata 'Matilah
Diktator'.
Para pendukung tokoh oposisi Mir Hossein Mousavi
menyerukan demonstrasi itu, untuk memperingati penumpasan demonstrasi mahasiswa
di Teheran 10 tahun yang lalu.
Kantor berita resmi IRNA mengutip Gubernur Teheran
Monteza Tamadon mengatakan, tidak ada izin demo yang dikeluarkan dan siapapun
yang mengabaikan larangan berdemo akan ditindak tegas. Pengamanan di berbagai
tempat di Teheran, termasuk Universitas Teheran, sangat ketat.