VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Tentara AS Bebaskan 5 Warga Iran yang Ditahan di Irak

09/07/2009

Iraqi Shiite fighters wave their weapons as they celebrate an end to clashes with Iraqi government troops in the southern city of Basra, 30 Mar 2008
Militan Syiah di Basra, Irak
Para pejabat Iran dan Irak mengatakan, tentara Amerika di Irak telah membebaskan lima pejabat Iran yang ditahan tahun 2007 atas tuduhan membantu militan Syiah di Irak.

Iran mengatakan, kelima warganya yang dibebaskan hari Kamis adalah diplomat.

Seorang penasihat media kantor Perdana Menteri Irak mengatakan, kelima orang itu diserahkan kepada pihak berwenang Iran. Para pejabat Iran mengatakan, mereka akan diserahkan kepada kedutaan besar Iran setelah mereka menemui PM Irak Nouri al-Maliki.

Tentara Amerika menahan kelima warga Iran di kota Irbil bulan Januari 2007, atas tuduhan membantu milisi Syiah di Irak.

Waktu itu, Amerika menuduh mereka sebagai anggota Pasukan Qud Iran, satuan khusus dalam Garda Revolusi. Iran mengatakan, mereka adalah diplomat, dan menuntut agar mereka segera dibebaskan.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Obama akan Serukan Pembebasan Suu Kyi di Forum KTT ASEAN

  Berita Lainnya
AS Tuduh Iran Langgar Embargo Senjata PBB
AS, PBB Serukan Kedua Korea Tahan Diri dalam Insiden Angkatan Laut
Bom Mobil Tewaskan 24 Orang di Pakistan Barat Laut
Obama akan Bicarakan Isu HAM dalam Kunjungan ke Tiongkok
Amerika akan Kirim Utusan ke Korea Utara
NATO dan Polisi Afghanistan Sita 250 Ton Bahan Pembuat Bom
Obama Beri Penghormatan bagi Korban Penembakan di Fort Hood
Mantan PM Thailand Thaksin Tiba di Kamboja
Maois Nepal Rintangi Jalan Raya Menuju Kathmandu
Angkatan Laut Korea Utara dan Selatan Tembak-Menembak
PM Israel Netanyahu Bertemu Presiden Obama di Washington
Kanselir Jerman: Gorbachev Pencetus Runtuhnya Tembok Berlin
Obama: Sulit Bagi Iran Putuskan Soal Nuklir
Jepang Janjikan 5 Milyar Dolar Bantuan Baru untuk Afghanistan
Utusan Perancis Bertemu dengan Menlu Korea Utara
Gempa Bumi Guncang Kepulauan Nicobar India
Menlu Clinton Desak Hamid Karzai Perangi Korupsi
Tiongkok Hukum Mati Sembilan Pelaku Kerusuhan di Xinjiang