VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Ketenangan Mulai Terasa di Provinsi Xinjiang

10/07/2009

Chinese paramilitary police close off the roads to a hospital where the injured are kept after riots in Urumqi, western China's Xinjiang province, 06 July 2009
Polisi siaga di Urumqi
Ibukota provinsi Xinjiang, Urumqi, tampak tenang hari Kamis, sementara polisi anti huru-hara merondai jalan-jalan untuk mencegah terulangnya kekerasan antar suku pekan ini.

Pasukan keamanan dengan berkendaraan truk-truk dikerahkan di seluruh Urumqi, mengunakan pengeras suara menyampaikan pesan-pesan kerukunan antar suku.

Pemerintah Tiongkok mengatakan, 156 orang tewas dalam kerusuhan hari Minggu dan sekitar 100 lainnya cedera dalam bentrokan antara warga Uighur yang Muslim dan suku Han. Pihak berwajib mengatakan, seribu 434 orang telah ditahan.

Di Beijing, Presiden Hu Jintao hari ini bertemu dengan para pejabat Partai Komunis di Beijing untuk membahas kerusuhan Xinjiang setelah membatalkan kehadirannya dalam pertemuan dengan para pemimpin Kelompok G8 di Italia. Kantor berita resmi Xinhua melaporkan, para tetua partai bertekad mengenakan hukuman berat terhadap siapapun yang terlibat dalam kerusuhan.

Anggota politbiro yang bertanggung jawab untuk keamanan, Zhou Yongkang, berada di Urumqi hari Kamis dimana ia berpidato di depan pasukan dan mendorong mereka agar menghancurkan kekuatan-kekuatan bermusuhan.

Dalam berita terpisah, seorang ekonom Uighur yang oleh gubernur Xinjiang dituduh mengobarkan kekerasan melalui situs Internetnya telah ditahan polisi.

 


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
IAEA Siapkan Resolusi Yang Kutuk Nuklir Iran

  Berita Lainnya
2 Pejabat Tinggi Jerman Lengser Karena Info Korban Sipil Afghanistan
Palang Merah: Ribuan Mengungsi Karena Pertempuran di Yaman Utara
RUU Pemilu Capai Kemajuan di Irak
MA Honduras: Zelaya Tidak Boleh Kembali Presiden
Sekjen Nato: Sekutu Harus Kirim Lebih Banyak Tentara Ke Afghanistan
Calon Jemaan Haji Berkumpul di Arafah
Direktur IAEA: Perundingan dengan Iran Buntu
Warga Amerika Rayakan Hari Bersyukur
Korea Selatan Eksekusi 5000 Warga Sipil pada Perang Korea
Chavez dan Ahmadinejad Kutuk Imperialisme AS
Korsel dan Korut Jajaki Cara Tingkatkan Kompleks Industri
Ledakan Bom Di Peshawar Lukai 3 Orang
Kawanan Bersenjata Bunuh Dengan Brutal 6 Orang di Irak
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving
38 Juta Warga AS Bepergian Libur Hari Bersyukur Ini
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat