VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Obama Akhiri Kunjungan di Ghana dengan Lawatan ke Bekas Pusat Perbudakan

11/07/2009

US President Barack Obama during breakfast at Osu Castle, in Accra, 11 Jul 2009
Barack Obama di Accra, Ghana 11 Jul 2009
Presiden Amerika Barack Obama mengakhiri kunjungannya Ghana, Afrika barat dengan melawat ke bekas pusat perbudakan, dari mana ribuan orang Afrika dulu dikirim ke Amerika.

Presiden Obama dan keluarganya hari Sabtu mengunjungi Cape Coast Castle, sebuah benteng di tepi pantai yang diubah menjadi tempat perdagangan budak oleh Inggris pada abad ke 17.

Berbicara kepada para wartawan setelah kunjungan tersebut Presiden Obama mengatakan, lawatan itu mengingatkan dia pada kunjungan ke Kamp Konsentrasi Perang Dunia Kedua. Ia mengatakan, kedua kunjungan tersebut mengingatkan dia pada kemampuan manusia berbuat kejahatan. Ia mengatakan, khususnya penting bagi kedua putrinya untuk melihat pusat perbudakan dan menyaksikan bagaimana sejarah itu kadang-kadang sangat kejam.

Hari Sabtu, Presiden Obama menguraikan kebijakan pemerintahannya mengenai Afrika dalam pidatonya di Parlemen Ghana di Accra.

Kunjungan Presiden Barack Obama ke Ghana merupakan persinggahannya yang terakhir dalam lawatannya ke luar negeri selama hampir seminggu.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Terkait
Obama akan Berbicara Dengan Presiden Ghana dan Berpidato di Parlemen
Dua Anggota Kongres AS Desak DPR Kutuk Penumpasan Demo di Xinjiang
Presiden Obama Berkunjung ke Ghana
 
  Berita Utama
Chavez dan Ahmadinejad Kutuk Imperialisme AS

  Berita Lainnya
Korsel dan Korut Jajaki Cara Tingkatkan Kompleks Industri
Ledakan Bom Di Peshawar Lukai 3 Orang
Kawanan Bersenjata Bunuh Dengan Brutal 6 Orang di Irak
Presiden Obama Beri Pengampunan Kepada Kalkun Korban Thanksgiving
38 Juta Warga AS Bepergian Libur Hari Bersyukur Ini
Para Donor Kumpulkan Dana Untuk Korban Siklon Nargis Di Birma
Presiden Amerika Umumkan Kebijakan Afghanistan Hari Selasa
Israel Umumkan Pembekuan Sebagian Pembangunan Pemukiman Di Tepi Barat
Pemimpin Korut Katakan Hubungan Dengan Tiongkok Tidak Terpatahkan
Israel dan Turki Tingkatkan Hubungan
Presiden Iran di Venezuela
Obama: Kemitraan AS-India  Besar dan Meningkat
AS Dukung Pemilihan Presiden di Honduras