VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Paus Desak Honduras agar Usahakan Demokrasi dan Perdamaian

12/07/2009

Pope Benedict XVI thanks World Youth Day volunteers prior to departure from Sydney, 21 Jul 2008
Paus Benedictus XVI
Paus Benediktus menyerukan penyelenggaraan dialog damai di Honduras guna menjamin keberlangsungan kehidupan demokratik disana, tiga minggu setelah terjadi kudeta terhadap Presiden Manuel Zelaya.

Dalam pemberkahan Minggu di alun-alun Santo Petrus, Paus mengatakan ia mengikuti peristiwa di negara yang mayoritas penduduknya Katolik itu dan memendam keprihatinan yang mendalam.

Pemerintahan sementara di Honduras menuduh Zelaya secara ilegal berusaha mengubah konstitusi guna memperpanjang masa jabatannya. Isu ini telah memecah negara itu, dan para pendukung kedua belah fihak melakukan demonstrasi masing-masing. Seorang pengunjuk rasa remaja tewas minggu lalu.

Presiden Zelaya yang digulingkan itu melakukan perjalanan dari Republik Dominika ke Washington hari Sabtu. Ia membahas krisis politik itu dengan Ketua Organisasi Negara-Negara Amerika dan pejabat teras Amerika untuk Amerika Latin.

Jumat, penengah yang mewakili Zelaya dan presiden sementara Honduras Roberto Micheletti bertemu di Kosta Rika, tetapi pembicaraan itu berakhir tanpa tercapai penyelesaian.


 



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Serangan Udara NATO Tewaskan 7 Aparat Keamanan Afghanistan

  Berita Lainnya
PM Shimon Perez Desak Presiden Abbas Jangan Mundur
100 Orang Lebih Demonstran Masih Ditahan di Iran
Kongres AS Bahas Rancangan UU Reformasi Kesehatan
Obama dan Pemimpin Birma akan Hadiri KTT ASEAN
Motif Penembakan di Pangkalan Militer  AS Masih Diselidiki
Afghanistan Tolak Kecaman PBB terhadap Karzai
PBB Tingkatkan Bantuan untuk Pengungsi Pakistan
AD AS Kirim Puluhan Tenaga Pertolongan Bagi Korban Penembakan di Texas
Oposisi Lebanon Setujui Pemerintahan Persatuan
AS Desak Kedua Pihak Dalam Krisis Politik Honduras Berunding