VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
King Jong Il Larang Iklan Kapitalis di TV Korut

08/11/2009

This screen grab from North Korean television shows North Korean leader Kim Jong-Il attending a session of the parliament in Pyongyang, 09 Apr 2009
Kim Jong-Il
Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il telah melarang penayangan iklan bergaya kapitalis dalam siaran televisi pemerintah, dan memecat direktur televisi negara itu.

Yonhap mengutip sumber-sumber yang mengatakan Kim marah sewaktu menyaksikan siaran iklan-iklan itu belum lama ini.

Ia diberitakan mengatakan bahwa iklan-iklan tersebut serupa dengan yang muncul ketika Tiongkok memulai reformasi dan keterbukaannya.

Kata Yonhap, ia kemudian memecat direktur televisi pemerintah, Chan Sung-Sa. Awal Juli lalu, Korea Utara mulai menayangkan iklan bir, jepit rambut, ginseng, dan hidangan burung puyuh yang disajikan di sebuah restoran di Pyongyang, setelah Kim memerintahkan televisi pemerintah agar membuat berbagai program yang lebih menarik dan beragam.
Kata Yonhap iklan-iklan itu tidak muncul lagi sejak akhir Agustus.  


 



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan di Bawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal