Walikota
New York City Michael Bloomberg mengatakan ia mendukung keputusan pemerintahan
Obama untuk mengadili lima tersangka dalam serangan teroris 11 September, 2001
di pengadilan tingkat federal New York.
Dalam
pernyataan tertulisnya, walikota Bloomberg mengatakan kotanya siap sedia untuk
membantu pengadilan tingkat federal itu dalam "menjalankan keadilan dengan cara
apapun yang diperlukan" dalam sidang perkara tersangka otak teroris itu Khalid
Skeikh Mohammed bersama empat orang lainnya. Ia mengatakan punya keyakinan
besar dalam kepolisian New York dan pihak otoritas federal untuk menangani
keamanan.
Walikota
Bloomberg menandaskan kota New York sebelumnya pernah menyidangkan perkara
terorisme, termasuk Omar-Abdel Rahman otak pengeboman World Trade Center tahun
1993. Michael Bloomberg yang kini tergolong Independen pertama kali terpilih
dua bulan setelah serangan 11 September.
Namun, Partai
Republik menentang keras untuk mengadili tersangka teroris di pengadilan sipil.
Mereka mengatakan proses pengadilan itu dapat mengekspos informasi sensitif
yang dapat digunakan teroris untuk keuntungan mereka.
Ketua
faksi minoritas di senat Amerika Mitch McConnel menggambarkan keputusan yang
diumumkan hari Jum'at tersesat, dengan mengatakan hal itu merupakan "langkah
mundur" bagi Amerika dan menempatkan orang Amerika dalam resiko yang tidak
perlu. Ia mengatakan para tersangka adalah penjahat perang, dan bukan penjahat
biasa dan seharusnya tidak disidangkan di pengadilan sipil.