VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Oposisi Nepal Berikan Batas Waktu Pemerintah untuk Penuhi Permintaan

13/11/2009

Former Nepalese rebel leader and chairman of Communist Party of Nepal, Maoist Pushpa Kamal Dahal, known as Prachanda
Pemimpin Maoist, Pushpa Kamal Dahal atau Prachanda
Pemimpin kelompok oposisi Nepal – Maoist memberi batas waktu hingga tanggal 20 November kepada pemerintah Nepal untuk memenuhi permintaan kelompok itu atau menghadapi prospek aksi protes anti-pemerintah yang lebih "agresif" dan meluas.

Puspha Kamal Dahal mengumumkan batas waktu selama sepekan itu hari Jum'at selagi ribuan aktifis Moaist memblokir komplek pemerintah utama di Kathmandu pada hari kedua.

Dahal – yang juga dikenal sebagai Prachanda – mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri dalam perselisihan dengan Presiden Ram Baran Yadav.

Prachanda dan pendukungnya mengatakan presiden Yadav melanggar konstitusi dengan menghalangi upaya pemimpin kelompok Maoist itu untuk memecat panglima angkatan darat Nepal lantaran tuduhan ia menolak pengintegrasian bekas tentara Maoist dengan pasukan pemerintah.

Sejak itu kelompok Maoist mengadakan serangkaian protes anti-pemerintah. Demonstrasi itu pada umumnya damai walaupun beberapa orang cedera hari Kamis setelah polisi menggunakan gas air mata dan pentungan untuk membubarkan pengunjuk rasa yang berbuat semaunya.

 



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan di Bawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal