VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Kosovo Gelar Pemilu Pertama Pasca Kemerdekaan

15/11/2009

Kosovo Map
Kosovo
TPS sudah dibuka di Kosovo untuk pertama kalinya sejak etnis mayoritas Albania menyatakan kemerdekaan dari Serbia tahun 2008.

Lebih dari 1,5 juta pemilih berhak memberikan suara dalam pemilihan lokal walikota dan anggota dewan di 36 kota, termasuk ibukota, Pristina.

Tujuhpuluh empat partai politik dan beberapa kelompok warga ikut serta dalam pemilu, termasuk beberapa calon dari Serbia. Tapi penduduk Kosovo kaum minoritas Serbia mengancam akan memboikot pemilu.

Penjaga perdamaian NATO, Sabtu kemarin, didatangkan untuk melucuti sebuah granat tangan yang tidak meledak, yang ditemukan di sebuah kantor partai oposisi.

Pemerintah Kosovo berencana untuk mengerahkan 5,000 petugas tersebar di seluruh TPS menyusul beberapa kejadian selama kampanye pemilu.

Hasil awal diharapkan muncul beberapa jam setelah TPS ditutup.

Pemilu-pemilu sebelumnya dilangsungkan oleh PBB, yang mengambil alih Kosovo dari Serbia tahun 1999.


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Tersangka Pelaku Pemboman Hotel di Jakarta tahun 2009 Mulai Diadili

  Berita Lainnya
5 Tahun Penjara Bagi Reformis Mantan Menteri di Iran
Menlu Israel: Pembicaraan Tak Langsung Israel-Palestina Segera
Wapres Nigeria Dipilih Sebagai Penjabat Presiden
Zimbabwe Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”