VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Australia Selidiki Kerusuhan di Pusat Penahanan Imigrasi

23/11/2009

Map of australia
Map Australia
Departemen Imigrasi Australia sedang menyelidiki kerusuhan di Pusat Penahanan Pulau Christmas, dimana sekitar 150 migran Afghanistan dan Sri Lanka bentrok Sabtu malam dan mengakibatkan 37 orang cedera.

Polisi mengatakan kelompok bersaing itu saling menyerang dengan batang pohon, tongkat kolam, dan gagang sapu. Tiga yang cedera diterbangkan ke rumah sakit di ibukota Australia Barat yaitu Perth karena menderita patah tulang.

Pihak berwenang mengatakan perlu setengah jam bagi staf Pulau Christmas untuk mengambil kendali. Para tahanan Afghanistan dan Sri Lanka sudah dipisahkan sementara penyelidikan berlangsung.

Menteri Imigrasi Australia Chris Evans mengatakan rasa frustasi yang dialami tahanan Sri Lanka, yang beberapa diantaranya sudah dipulangkan, mungkin menjadi penyebab bentrok.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Tersangka Pelaku Pemboman Hotel di Jakarta tahun 2009 Mulai Diadili

  Berita Lainnya
5 Tahun Penjara Bagi Reformis Mantan Menteri di Iran
Menlu Israel: Pembicaraan Tak Langsung Israel-Palestina Segera
Wapres Nigeria Dipilih Sebagai Penjabat Presiden
Zimbabwe Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”