VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Clinton Berhati-hati Soal Perundingan Damai dengan Taliban

24/11/2009

US Secretary of State Hillary Clinton (file photo)
Menteri luar negeri Amerika Hillary Clinton
Menteri luar negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan pemerintah Obama terbuka terhadap ide perundingan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban, namun perundingan itu harus dilangsungkan dengan berhati-hati.

Di Washington, presiden Obama akan bertemu dengan tim keamanan nasionalnya Senin malam membahas soal Afghanistan. Clinton mengatakan Amerika dan Afghanistan telah membahas panjang lebar mengenai bagaimana merangkul para anggota Taliban yang sudah meninggalkan tindakan kekerasan dan yang tidak lagi berhubungan dengan Al Qaida.

Clinton menambahkan setiap perundingan pemerintah Afghanistan  dimasa depan harus mencakup apa yang ia sebut " standard nyata" yang harus disepakati para peserta sebelum perundingan.

Sejumlah pejabat penting Amerika yang diperkirakan hadir dalam pertemuan hari Senin ini dengan presiden Obama mengenai Afghanistan dan Pakistan, termasuk Wakil Presiden Joe Biden, Menteri Pertahanan Robert Gates dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton.


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Tersangka Pelaku Pemboman Hotel di Jakarta tahun 2009 Mulai Diadili

  Berita Lainnya
5 Tahun Penjara Bagi Reformis Mantan Menteri di Iran
Menlu Israel: Pembicaraan Tak Langsung Israel-Palestina Segera
Wapres Nigeria Dipilih Sebagai Penjabat Presiden
Zimbabwe Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”