VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Filipina Nyatakan Keadaan Darurat Setelah Terjadinya Pembantaian Bermotif Politik

24/11/2009

Philippine President Gloria Arroyo (File)
Philippine President Gloria Arroyo
Presiden Filipina Gloria Arroyo menyatakan keadaan darurat tanpa batas waktu di Filipina selatan setelah orang-orang bersenjata menewaskan paling sedikit 24 orang dalam serangan terhadap sebuah iring-iringan kendaraan yang berkaitan dengan pemilihan.

Juru bicara presiden Serge Remonda mengatakan kepada wartawan hari Selasa bahwa pernyataan tersebut meliputi propinsi Maguindanao, tempat pembantaian itu terjadi, dan dua daerah berdekatan.

Pernyataan itu mengizinkan pihak militer memberlakukan jam malam, mendirikan pos-pos pemeriksaan dan menggeledah rumah-rumah.

Krisis tersebut mulai hari Senin, ketika konvoi kira-kira 40 orang yang sedang dalam perjalanan untuk mendaftarkan pencalonan wakil walikota Buluan untuk pemilihan gubernur tahun depan dihentikan oleh kira-kira 100 orang bersenjata dan dibawa ke sebuah daerah terpencil.

Para pejabat setempat mengatakan sebagian dari korban tubuhnya dirusak dan kepalanya dipenggal sebelum ditinggalkan dalam kuburan yang dangkal di pulau Midanao. Pihak berwenang masih mencari orang-orang yang hilang.*****



Komentar:

1. one

w rs wjr2 aja filipina slatan itukan byk muslmnya kt tlah tau bhw brp byk muslim filipina di bantai tnp prikmnusiaan jd wjr ok
Dikirim oleh: adul (indonesia)
11-25-2009 - 04:32:31

E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan Dibawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal