Presiden Iran Mahmoud
Ahmadinejad berkunjung ke Venezuela,
persinggahan terakhirnya dalam perlawatan ke-3 negara Amerika Latin yang
bertujuan untuk meningkatkan hubungan dengan para pendukung program nuklir
negaranya yang dipertentangkan itu.
Presiden Ahmadinejad bertemu hari Rabu di Caracas dengan
tuan-rumahnya, presiden Venezuela Hugo Chavez.
Kedua pemimpin mengutuk apa yang disebutnya "imperalisme" Amerika. Presiden Chavez juga mengecam Presiden Israel
Shimon Peres, yang baru-baru ini berkunjung ke Amerika Selatan dan
memperkirakan bahwa masa kekuasaan Chavez dan Ahmadinejad tidak akan lama
lagi. Presiden Chavez memutuskan
hubungan dengan Israel tahun ini sebagai protes atas serangan militernya ke
Gaza.
Masyarakat Yahudi Venezuela
telah mengecam penerimaan pemimpin Iran itu oleh pemerintahan Chavez, dengan
menyebut Ahmadinejad "tokoh berbahaya"
yang dapat berbuat bencana besar terhadap kemanusiaan.
Ahmadinejad telah menyebut pembantaian
Yahudi tahun 1940-an sebagai mitos dan menyerukan supaya Israel "dilenyapkan
dari peta."