VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Chavez dan Ahmadinejad Kutuk Imperialisme AS

26/11/2009

Iranian President Mahmoud Ahmadinejad (Oct 17 2009 file photo)
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad  berkunjung ke Venezuela, persinggahan terakhirnya dalam perlawatan ke-3 negara Amerika Latin yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan dengan para pendukung program nuklir negaranya yang dipertentangkan itu.

Presiden Ahmadinejad  bertemu hari Rabu di Caracas dengan tuan-rumahnya, presiden Venezuela Hugo Chavez.  Kedua pemimpin mengutuk apa yang disebutnya "imperalisme" Amerika.  Presiden Chavez juga mengecam Presiden Israel Shimon Peres, yang baru-baru ini berkunjung ke Amerika Selatan dan memperkirakan bahwa masa kekuasaan Chavez dan Ahmadinejad tidak akan lama lagi.  Presiden Chavez memutuskan hubungan dengan Israel tahun ini sebagai protes atas serangan militernya ke Gaza.

Masyarakat Yahudi Venezuela telah mengecam penerimaan pemimpin Iran itu oleh pemerintahan Chavez, dengan menyebut Ahmadinejad  "tokoh berbahaya" yang dapat berbuat bencana besar terhadap kemanusiaan.

Ahmadinejad telah menyebut pembantaian Yahudi tahun 1940-an sebagai mitos dan menyerukan supaya Israel "dilenyapkan dari peta."



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan Dibawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal