VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Kawanan Bersenjata Bunuh Dengan Brutal 6 Orang di Irak

26/11/2009

Map of Iraq
Map Irak
Kepolisian Irak mengatakan orang-orang bersenjata yang mengenakan seragam militer menerobos ke dalam sebuah rumah dan membunuh 6 anggota  satu keluarga Rabu pagi.

Serangan itu terjadi di Tarmiyah, sebelah utara Baghdad.

Separuh dari korban adalah perempuan, termasuk seorang anak perempuan.  Dua dari perempuan itu digorok. Korban lain ditembak mati.

Pihak berwajib mengatakan mereka belum mengetahui motif pembunuhan yang sangat kejam itu.

Dalam kekerasan lain hari Rabu, kepolisian Irak mengatakan dua pemboman menewaskan paling sedikit 2 orang dan melukai lebih dari 25 lainnya di kota suci Shiah, Karbala, sebelah selatan Baghdad.

Para pejabat mengatakan bom pertama meledak dalam restoran di tengah kota.  Bom kedua meledak setelah polisi dan ambulans tiba untuk menolong korban ledakan pertama.

 


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Tersangka Pelaku Pemboman Hotel di Jakarta tahun 2009 Mulai Diadili

  Berita Lainnya
5 Tahun Penjara Bagi Reformis Mantan Menteri di Iran
Menlu Israel: Pembicaraan Tak Langsung Israel-Palestina Segera
Wapres Nigeria Dipilih Sebagai Penjabat Presiden
Zimbabwe Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”