VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
IAEA Siapkan Resolusi Yang Kutuk Nuklir Iran

27/11/2009

Iranian Ambassador to International Atomic Energy Agency, Ali Asghar Soltanieh (R) arrives at Vienna meeting, 19 Oct 2009
Dutabesar Iran untuk IAEA, Ali Asghar Soltanieh
Para anggota badan pengawas nuklir PBB, IAEA, diperkirakan  akan memungut suara hari Jumat mengenai rancangan yang mengecam kegiatan nuklir Iran,  sementara negara-negara Barat curiga negara itu sedang mengembangkan senjata nuklir.

Para diplomat dari Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia dan Tiongkok  mengajukan rancangan resolusi PBB itu yang menuntut agar Iran menghentikan pembangunan tempat pengolahan uranium yang tadinya rahasia dan meminta Iran mengukuhkan bahwa Iran tidak mempunyai kegiatan nuklir tersembunyi lain.

Dewan komisaris IAEA yang beranggotakan 35 negara, yang mengadakan rapat hari Kamis di Wina, diperkirakan  akan terus berdebat dan memungut suara  mengenai rancangan tadi hari Jumat.  Kalau disepakati, rancangan akan menjadi tindakan pertama IAEA terhadap Iran sejak tahun 2006.

Dutabesar Iran untuk IAEA, Ali Asghar Soltanieh, memperingatkan hari Kamis bahwa Iran akan kurang bekerjasama  dengan IAEA  kalau resolusi tersebut disetujui.

Dalam rapat hari kamis, pimpinan IAEA Mohamad ELBaradei mengecam Iran karena menyembunyikan usahanya untuk membangun tempat pengolahan uranium dekat kota Qom sampai awal September.  ElBaradei juga mengatakan penyelidikannya terhadap tuduhan bahwa Iran telah berusaha membuat senjata nuklir telah mencapai jalan-buntu karena Teheran tidak mau bekerjasama.


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Tersangka Pelaku Pemboman Hotel di Jakarta tahun 2009 Mulai Diadili

  Berita Lainnya
5 Tahun Penjara Bagi Reformis Mantan Menteri di Iran
Menlu Israel: Pembicaraan Tak Langsung Israel-Palestina Segera
Wapres Nigeria Dipilih Sebagai Penjabat Presiden
Zimbabwe Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”