VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Resolusi IAEA Disambut Gembira

27/11/2009

White House Press Secretary Robert Gibbs (file photo)
Jurubicara Gedung Putih Robert Gibbs
Negara-negara yang mencurigai Iran karena mengembangkan senjata nuklir/ menyambut baik resolusi Badan Energi Atom Internasional – IAEA – yang  mengecam aktivitas nuklir Teheran. Melalui pemungutan suara, IAEA hari Jumat memutuskan untuk menegur Iran.

Amerika mengatakan, resolusi IAEA menunjukkan adanya jalan keluar  dan persatuan masyarakat internasional terhadap program nuklir Iran.

Jurubicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan, langkah itu juga membuat Iran harus menaati peraturan IAEA dan Dewan Keamanan PBB.

Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband mengatakan, enam negara besar yang telah membahas tindakan terhadap aktivitas nuklir Iran menunggu tanggapan Iran atas tuntutan yang tertuang dalam resolusi itu. Dia mengatakan, jika Iran tidak menanggapinya, enam negara besar terpaksa melakukan tekanan lebih keras terhadap negara itu.




Komentar:

1.

Kalo Iran harus dicurigai oleh dunia karena ambisi nuklirnya,bagaimana dengan Israel atau negara2 Super Power yang sudah nyata2 punya senjata nuklir dan lebih fatal lagi ada yang sudah menggunakan nuklir itu pada perang dunia ke 2.
Dikirim oleh: ginaro ngalam (Indonesia)
11-28-2009 - 12:28:53

E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Tersangka Pelaku Pemboman Hotel di Jakarta tahun 2009 Mulai Diadili

  Berita Lainnya
5 Tahun Penjara Bagi Reformis Mantan Menteri di Iran
Menlu Israel: Pembicaraan Tak Langsung Israel-Palestina Segera
Wapres Nigeria Dipilih Sebagai Penjabat Presiden
Zimbabwe Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”