VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Ledakan Bom Guncang Ibukota Afghanistan

28/11/2009

Map of Afghanistan
Map Afghanistan
Para saksi di ibukota Afghanistan, Kabul, mengatakan sebuah ledakan besar mengguncang pusat kota itu. Tidak ada rincian lain yang diketahui saat ini.

Ledakan tersebut terjadi sehari setelah Presiden Afghanistan Hamid Karzai minta kepada Taliban dan kelompok ekstremis lain agar melucuti senjata dan membantu membangun kembali negara yang dikoyak perang itu.

Dalam pidato perayaan Hari Idul Adha, Karzai minta kepada orang-orang Taliban yang disebutnya "saudara-saudara" nya dan setiap orang yang telah mengangkat senjata menentang tanah-air mereka supaya bergabung dengan pemerintah dan membantu terciptanya perdamaian dan kemakmuran.

Seruan Karzai itu dilakukan dua hari setelah pemimpin Taliban Mullah Omar menolak melakukan pembicaraan dengan presiden itu dan mendorong rakyat Afghanistan agar memutuskan hubungan dengan pemerintah Kabul.




E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan Dibawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal