VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
11 Tewas, 50 Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Bangladesh

28/11/2009

Map of Bangladesh
Map Bangladesh
Sebuah kapal ferri Bangladesh yang mengangkut lebih 1000 penumpang tenggelam Jumat malam, mengakibatkan paling sedikit 11 orang tewas dan kira-kira 50 lainnya hilang.

Pihak berwenang setempat mengatakan insiden itu terjadi di sungai Tetulia dekat kota Lalmohan di pulau Bhola, kira-kira 150 kilometer di sebelah selatan ibukota, Dhaka.  Mereka mengatakan banyak diantara penumpang sedang dalam perjalanan pulang untuk merayakan Idul Adha.

Para pejabat mengatakan kapal tersebut miring ke satu sisi ketika para penumpang turun di sebuah terminal ferri. Para penolong bergegas ke tempat kejadian untuk mencari orang yang terperangkap dalam kabin di tingkat bawah.

Kecelakaan maut kapal penumpang biasa terjadi di Bangladesh. Banyak insiden disebabkan standar keselamatan yang buruk, kurangnya pemeriksaan, dan kapal sering dimuat melampaui kapasitas.




E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Tersangka Pelaku Pemboman Hotel di Jakarta tahun 2009 Mulai Diadili

  Berita Lainnya
5 Tahun Penjara Bagi Reformis Mantan Menteri di Iran
Menlu Israel: Pembicaraan Tak Langsung Israel-Palestina Segera
Wapres Nigeria Dipilih Sebagai Penjabat Presiden
Zimbabwe Dituduh Lakukan Pelanggaran HAM
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”