VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Pegawai yang Marah Racuni Pendingin Air Minum di PLTN India

29/11/2009

Peta India
Peta India
Pejabat India mengatakan, seorang pegawai yang marah di sebuah pembangkit listrik nuklir dicurigai menyabot sebuah pendingin air untuk minum pegawai dan menyebabkan 55 orang pegawai terkena radiasi.

Para pejabat mencatat tingkat radiasi yang tidak normal pada para pegawai yang bekerja di pembangkit listrik nuklir Kaiga dan mengatakan kontaminasi itu berasal dari sebuah pendingin air minum.

Kata menteri sains India, pegawai yang marah itu diperkirakan mencampur air minum itu dengan sebotol kecil air berat yang mengandung tritium.

Kata para penyelidik tidak ada radiasi yang ditemukan diluar pembangkit listrik nuklir itu, dan tidak ada pegawai yang harus tinggal di rumah sakit. Ke-55 pegawai itu telah kembali melakukan tugas-tugas seperti biasa, kata pernyataan pusat pembangkit listrik itu.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan di Bawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal