Delegasi Rusia Berada di Iran untuk Bahas PLTN yang Tertunda
29/11/2009
PLTN di Bushehr
Sebuah delegasi Rusia sedang
berada di Teheran untuk membahas pengoperasian pusat pembangkit listrik nuklir
buatan Rusia yang sudah lama tertunda.
Tim Rusia itu tiba hari Minggu,
dipimpin oleh Menteri Energi Sergei Shmatko. Kata Shmatko permulaan bulan ini, pembangkit
listrik nuklir itu belum akan dijalankan pada akhir tahun ini seperti diumumkan
semula.
Peluncuran PLTN di Busher
itu, Iran bagian selatan, sudah beberapa kali ditunda, dan para anggota DPR
Iran mengecam Rusia atas penundaan itu, karena Rusia ikut dengan sejumlah
negara Barat untuk menekan Iran supaya menghentikan kegiatan pengayaan
uraniumnya. Tapi kata sebuah laporan,
tujuan utama kunjungan delegasi Rusia itu adalah menghadiri konperensi komisi
ekonomi Rusia-Iran yang ke-8.
Pusat pengayaan uranium Iran di Natanz (foto: Apr 2008)
Sementara itu, pemerintah Iran akan
membangun 10 pusat pengayaan uranium baru seperti fasilitas utama yang terdapat
di Natanz. Kata pers pemerintah, lima
lokasi baru telah disetujui dan Badan Tenaga Atom Iran telah diminta untuk
mencari lima tempat lainnya.
Pengumuman pemerintah Iran
itu dikeluarkan pada saat sejumlah negara besar dan badan tenaga atom PBB
berusaha untuk mengekang kegiatan pengayaan uranium Iran. Kepala Badan Tenaga Atom
Iran, Ali Akbar Salehi mengatakan, fasilitas-fasilitas pengayaan uranium yang
baru itu akan dibangun didalam gunung, untuk melindunginya dari kemungkinan
serangan, dan akan menggunakan sentrifugal-sentrifugal jenis baru yang lebih
effisien.
Sejumlah anggota DPR Iran
hari Minggu minta pada pemerintah Iran untuk mengurangi kerjasama dengan badan
tenaga atom PBB itu. Kata ketua DPR Iran, Ali Larijani, tekanan luar negeri pada
Iran adalah "permainan politik yang sudah usang."