VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Rwanda Bergabung Dengan Persemakmuran

29/11/2009

Map of Rwanda
Map Rwanda
Rwanda diterima masuk anggota negara-negara Persemakmuran, menjadi negara ke 54 dalam kelompok negara yang umumnya terdiri dari bekas jajahan Inggris.

Keputusan untuk menerima negara Afrika Tengah itu dikeluarkan Sabtu malam dalam sebuah KTT Persemakmuran di Trinidad dan Tobago. Rwanda mendaftar menjadi anggota tahun lalu.

Mengutip Menteri Informasi Rwanda Lousie Mushikiwabo, edisi online harian New Times mengatakan Kigali melihat "penerimaan itu sebagai pengakuan atas cepatnya kemajuan yang dibuat negara itu dalam 15 tahun terakhir."

Jurubicara pemerintah mengatakan Rwanda siap mengambil keuntungan dari semua "kesempatan yang ditawarkan oleh jaringan Persemakmuran."

Bekas jajahan Jerman dan Belgia, Rwanda adalah negara kedua setelah Mozambik yang tidak memiliki sejarah dijajah Inggris atau hubungan konstitusi dengan Inggris yang diterima dalam Persemakmuran.





E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan di Bawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal