VOANews.com

Bahasa Indonesia ▪ Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 
Berita dalam 45 Bahasa
Angka Korban Meninggal Kecelakaan Feri Naik Menjadi 72 Orang

30/11/2009

Map of Bangladesh
Map Bangladesh
Angka korban meninggal dari kecelakaan feri hari Jumat di Bangladesh naik menjadi sedikitnya 72 orang setelah tim SAR menemukan 14 mayat lagi dari kapal naas itu hari Senin.

Tim SAR mencari mereka yang terperangkap didalam kabin feri itu, tetapi ditakutkan mereka hanya akan menemukan mayat. Sebuah kapal SAR hari Minggu menegakkan kapal yang terbalik itu.

Kapal berkapasitas 650 orang itu mengangkut lebih dari 1,500 orang ketika tenggelam Jumat malam di Sungai Tetulia didekat kota Nazirpur di pulau Bhola. Pihak berwenang mengatakan banyak penumpang sedang pulang untuk hari raya Idul Adha.

Korban selamat mengatakan feri itu kandas ketika mendekati dermaga dan mulai kemasukan air. Kapal itu terbalik ketika penumpang berebut meninggalkan kapal.

Polisi mengatakan sebagian besar yang tewas adalah perempuan dan anak-anak.



E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Presiden Rajapaksa Bubarkan Parlemen Srilanka

  Berita Lainnya
Obama: Sanksi Baru terhadap Iran Bergerak Cepat
AS Desak Kamboja, Thailand Selesaikan Sengketa Perbatasan
Jenderal Rusia: Rencana Pertahanan Misil AS Targetkan Rusia
Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium, Negara Barat Inginkan Sanksi
Perompak Somalia Bebaskan Kapal Kargo dengan 26 Awaknya
Obama Desak Kerjasama Bipartisan dalam Layanan Kesehatan dan Penciptaan Pekerjaan
Pemimpin Korut: Pyongyang Bertekad Wujutkan Korea Bebas Nuklir
Perancis Bela Keputusan Jual Kapal Perang Kepada Rusia
Pesawat Endeavor Diluncurkan Dari Florida Menuju Stasiun Antariksa
Presidan Venezuela Menyatakan “Keadaan Darurat Listrik”
Pria Haiti Masih Hidup Setelah Hampir Sebulan di Bawah Reruntuhan
Polisi Srilanka Tangkap Jenderal Sarath Fonseka
Iran Bangun Sistem Pertahanan Udara
Masih Simpang Siur, Alasan Penangkapan Jenderal Fonseka
Dokter Michael Jackson Resmi Dikenai Tuduhan Kriminal