VOA News: Timur Tengah Wed, 11 Nov 2009 21:33:06 -0400 http://www.voanews.com/ Up to the minute news from Voice of America Israel: Dokumen Buktikan Sejumlah Senjata Datang dari Iran Wed, 11 Nov 2009 21:33:06 +0200 Wed, 11 Nov 2009 21:33:06 -0400 Wed, 11 Nov 2009 21:33:06 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-11-voa12.cfm?rss=middle east Komandan militer Israel menyita kapal yang membawa 500 ton senjata itu di dekat Cyprus. "www.voanews.com/indonesian/2009-11-11-voa12.cfm?RSS=Middle East" Palestina akan Minta PBB Dukung Usaha Pendirian Negara Palestina Sun, 15 Nov 2009 23:16:46 +0200 Sun, 15 Nov 2009 23:16:46 -0400 Sun, 15 Nov 2009 23:16:46 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-15-voa7.cfm?rss=middle east Ini dikatakan oleh perunding utama Palestina, Saeb Erakat lewat radio tentara Israel hari Minggu. "www.voanews.com/indonesian/2009-11-15-voa7.cfm?RSS=Middle East" Iran Marah Karena AS Perpanjang Sanksi Ekonomi Satu Tahun Sun, 15 Nov 2009 23:34:09 +0200 Sun, 15 Nov 2009 23:34:09 -0400 Sun, 15 Nov 2009 23:34:09 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-15-voa11.cfm?rss=middle east Iran mendamprat AS karena memperbaharui sanksi dan membekukan asset sebuah organisasi Islam terkait Teheran. "www.voanews.com/indonesian/2009-11-15-voa11.cfm?RSS=Middle East" Shimon Peres Kunjungi Argentina Mon, 16 Nov 2009 10:41:32 +0200 Mon, 16 Nov 2009 10:41:32 -0400 Mon, 16 Nov 2009 10:41:32 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-16-voa3.cfm?rss=middle east Shimon Peres tiba di Argentina hari Minggu. Ia adalah presiden Israel pertama dalam 20 tahun yang mengunjungi Argentina "www.voanews.com/indonesian/2009-11-16-voa3.cfm?RSS=Middle East" IAEA Minta Iran Beri Informasi Detil Fasilitas Nuklirnya Mon, 16 Nov 2009 21:46:33 +0200 Mon, 16 Nov 2009 21:46:33 -0400 Mon, 16 Nov 2009 21:46:33 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-16-voa13.cfm?rss=middle east IAEA mengatakan Iran harus memberi informasi lebih lanjut mengenai reaktor nuklir di dekat kota Qom. "www.voanews.com/indonesian/2009-11-16-voa13.cfm?RSS=Middle East" Palestina Minta Uni Eropa Dukung Kemerdekaan Tue, 17 Nov 2009 00:19:00 +0200 Tue, 17 Nov 2009 00:19:00 -0400 Tue, 17 Nov 2009 00:19:00 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-17-voa2.cfm?rss=middle east Saeb Erekat mengatakan Palestina telah minta UE mendukung upaya menjadi negara merdeka tanpa persetujuan Israel. "www.voanews.com/indonesian/2009-11-17-voa2.cfm?RSS=Middle East" Sarkozy Kunjungi Saudi untuk Bahas Upaya Perdamaian Timur Tengah Tue, 17 Nov 2009 22:03:26 +0200 Tue, 17 Nov 2009 22:03:26 -0400 Tue, 17 Nov 2009 22:03:26 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-17-voa9.cfm?rss=middle east Raja Abdullah menyambut Sarkozy di airport dan kedua pemimpin menuju peternakan Raja itu di luar Riyadh. "www.voanews.com/indonesian/2009-11-17-voa9.cfm?RSS=Middle East" Jenderal Iran: Serangan Arab Saudi di Yaman Ancam Islam Tue, 17 Nov 2009 22:06:16 +0200 Tue, 17 Nov 2009 22:06:16 -0400 Tue, 17 Nov 2009 22:06:16 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-17-voa10.cfm?rss=middle east Pejabat militer senior Iran mengecam tindakan militer Arab Saudi terhadap pemberontak Shiah di Yaman. "www.voanews.com/indonesian/2009-11-17-voa10.cfm?RSS=Middle East" AD Israel Hukum 6 Tentaranya Karena Tidak Mau Gusur Pemukiman Wed, 18 Nov 2009 09:42:04 +0200 Wed, 18 Nov 2009 09:42:04 -0400 Wed, 18 Nov 2009 09:42:04 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-18-voa3.cfm?rss=middle east Militer mengatakan tentara tersebut tidak mau turut dalam penghancuran bangunan di pemukiman itu hari Senin, dekat kota Hebron "www.voanews.com/indonesian/2009-11-18-voa3.cfm?RSS=Middle East" Israel Lancarkan Serangan Udara di Gaza Setelah Serangan Roket Thu, 19 Nov 2009 10:04:39 +0200 Thu, 19 Nov 2009 10:04:39 -0400 Thu, 19 Nov 2009 10:04:39 +0200 http://www.voanews.com/indonesian/2009-11-19-voa6.cfm?rss=middle east Militer Israel mengatakan serangan udara hari Kamis itu merupakan serangan balasan terhadap serangan roket baru-baru ini terhadap Israel oleh militan Palestina di Gaza "www.voanews.com/indonesian/2009-11-19-voa6.cfm?RSS=Middle East"