Dua
hotel mewah di Jakarta, Indonesia, dibuka kembali untuk para tamu hari Rabu,
hampir dua minggu setelah kedua hotel itu menjadi sasaran serangan bom bunuh
diri yang menimbulkan korban jiwa.
Para pejabat mengatakan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat telah
diberlakukan di kedua hotel tersebut.
Sembilan orang tewas dan lebih 50 orang luka-luka ketika ledakan bom menghantam
Hotel J.W. Marriott dan Hotel Ritz Carlton di dekatnya dalam waktu hampir
bersamaan tanggal 17 Juli. Dua orang pengebom bunuh diri adalah diantara yang
tewas.
Pihak berwenang yakin peledakan bom tersebut didalangi oleh ekstremis warga
Malaysia, Noordin Top, yang dicurigai mendalangi beberapa serangan teroris
sebagai seorang anggota jaringan Jemaah Islamiyah yang berhubungan dengan
al-Qaida.
